Gandeng Warga Wonosari, Udinus Siap Sulap Limbah Plastik Jadi Aspal

SEMARANG- Mengurangi sampah plastik yang terus menumpuk dan merusak alam, Fakultas Teknik (FT) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) memanfaatkan limbah plastik untuk pembuatan aspal plastik yang digunakan untuk pengaspalan jalan. Dalam pengumpulan limbah plastic, FT Udinus melakukan perjanjian kerjasama dengan warga RW 2 kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Semarang.

Dekan Fakultas Teknik Udinus, Dian Retno Sawitri mengatakan, pihaknya membutuhkan banyak sekali sampah plastik untuk dijadikan aspal. Dalam pembuatan jalan sepanjang 800 meter dengan lebar 5 meter ketebalan aspal 5 centimeter , dibutuhkan sekitar 2 ton plastik. Dari segi ketahanan, aspal dengan campuran plastic memiliki ketahanan yang lebih kuat jika dibandingkan aspal tanpa campuran plastik.

Menurutnya, kerjasama dengan warga di wilayah tersebut menjadi upaya FT Udinus untuk mengurangi sampah plastik yang merupakan sampah yang sangat sulit untuk diurai dan telah banyak mencemari laut.

“Sampah plastik yang kami sarankan untuk diberikan kepada kami merupakan kantong kresek bekas yang dijual sudah tak laku. Dari segi kualitas aspal biasa satu tahun biasanya sudah rusak dan berlubang, namun aspal dengan campuran plastik sudah 1 tahun dipraktekkan di Jalan Raya Gempol Sidoarjo Jawa Timur, tidak mengalami kerusakan,” ujarnya, Senin (29/10).

Dikatakan, FT Udinus juga telah bekerjasama dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam menjalankan program aspal plastik tersebut.

FT Udinus melakukan perjanjian kerjasama pengambilan limbah plastik dengan warga RW 2 kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Semarang

Sementara itu, Kepala Kelurahan Wonosari, Utomo mengemukakan, pihaknya mendukung penuh program aspal plastik yang dilakukan oleh FT Udinus. Menurutnya hal tersebut sangat baik karena sampah plastik sudah sangat menumpuk dan telah merusak alam.

“Kami siap mendukung program ini, kami telah mengerahkan dan berkoordinasi dengan warga untuk mengumpulkan rutin sampah kantong kresek yang ada di setiap rumah-rumah yang kemudian nanti kami setorkan ke Udinus,” imbuhnya.

Kahumas Udinus, Agus Triyono mengapresiasi program tersebut dan berharap agar masyarakat terus berkontribusi untuk mengurangi sampah plastic yang sudah merusak alam.

“Ini program yang bagus dan berahrap masyarakat juga terlibat aktif untuk mengumpulkan kantong kresek yang berguna untuk pembuatan jalan,” tutupnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here