Ekonomi BisnisGanjar Ajak Bupati Atasi Harga Jagung yang Melambung

Ganjar Ajak Bupati Atasi Harga Jagung yang Melambung

-

- Advertisment -spot_img

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengajak bupati ikut turun tangan mengatasi melambungnya harga jagung. Karena sebagai salah satu bahan utama pakan ternak, dengan kondisi jagung seperti itu akan memicu naiknya harga daging ayam.

Berdasarkan data Dewan Jagung Nasional, harga jagung saat ini mencapai Rp 5.200 per kilogram. Kondisi tersebut membuat pengusaha ternak menjerit, karena harga pakan ternak pun turut melambung dari asalnya Rp 4.700 kini tembus Rp 6.200.

“Sebenarnya hari ini jeritan dari para peternak adalah jagung. Kemarin saya ketemu secara informal dengan peternak ayam jagungnya masih kemahalan,” kata Ganjar, Kamis (11/10).

Ganjar mengaku khawatir kondisi tersebut bakal memancing para peternak untuk menaikkan harga ternak, ayam khususnya.
Selain itu juga ada dilema lain, karena harga jagung dari luar negeri memang murah. Dia mengatakan sekarang yang dibutuhkan adalah yang di dalam negeri ini ada di mana, termasuk Jawa Tengah.

“Apakah yang di Grobogan masih ada atau tidak. Sebenarnya kita perlu segera mencari dan mendukung agar harga ternaknya ini juga tidak tinggi,” ujarnya.

Saat ini kebutuhan jagung di Jawa Tengah setiap hari mencapai 900 ton dan untuk pakan ternak mencapai 550 ton. Mengingat beberapa daerah di Jawa Tengah menjadi lumbung jagung, Ganjar meminta para bupati membantu menyelesaikan persoalan ini.

“Saya butuh bantuan temen-temen bupati pengusaha dan pedagang untuk menunjukkan sekarang (jagung) ada berapa dan di mana dengan harga berapa, nanti bisa terjangkau atau tidak,” ucapnnya.

Selain mempengaruhi harga ayam, yang terpicu atas kenaikan harga jagung dan pakan ternak ini adalah telur. Data dari Peternak Layer Nasional menyebut harga telur dari peternak saat Rp 15.000 – 16.000.

Dengan melambungnya harga jagung itu, mestinya harganya mencapai Rp 21.000. Padahal harga ditingkat konsumen hanya Rp 23.000. Ganjar berharap persoalan harga jual jagung ini tidak lama dengan support para bupati dan masyarakat.

“Itu (jagung) segera dikirimkan kepada peternak agar mereka bisa ngasih pakan ternaknya dan akhirnya harga ternaknya bisa dikendalikan, ayam khususnya,” tandasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

XL Axiata dan Vision+ Luncurkan Paket Bundling

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus memperkuat bisnis layanan Over The Top (OTT) dan layanan hiburan, seiring...

PLN Gelar PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride

JAKARTA– PLN kembali menggelar kegiatan virtual charity run and ride pada 16 Oktober s.d. 7 November 2021. Virtual Charity...

Ajak Masyarakat Bijak Gunakan BBM, Pertamina Dorong Solar Subsidi Tepat Sasaran

SEMARANG – Sebagai badan usaha yang menerima penugasan dari pemerintah dalam menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, dalam hal...

Hotel Santika Pekalongan Gratiskan Ambil Kopi dan Teh Setiap Hari

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan merupakan salah satu hotel bintang 3 yang terletak di Kota Pekalongan. Memiliki letak yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Menjadi Programmer Sukses Masa Kini

JEPARA - Market Corner Goes To School yang merupakan kegiatan kolaborasi antara Up Radio dan Gmedia yang  pada bulan...

Ini Daftar Kompor Tanam Artugo Spesifikasi Lengkap dengan Harga Ekonomis

SEMARANG - PT Kreasi Arduo Indonesia (Artugo) meluncurkan berbagai jenis kompor tanam dengan spesifikasi lengkap, namun dengan harga yang...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda