Gojek Ajak Mitra Driver Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Gojek melalui layanan GoFood menggandeng WWF Indonesia, memberikan pelatihan bagi lebih dari 100 mitra driver di Semarang mengenai upaya sadar lingkungan dan memperkenalkan solusi untuk mengurangi kantong plastik sekali pakai, yaitu dengan tas pengantaran khusus GoFood.

SEMARANG – Gojek melalui layanan GoFood menggandeng WWF Indonesia, membekali mitra driver di Semarang mengenai upaya sadar lingkungan dan memperkenalkan solusi untuk mengurangi kantong plastik sekali pakai, yaitu dengan tas pengantaran khusus GoFood.

Tidak hanya itu, mitra driver juga memperoleh pembekalan seputar upaya penyelamatan lingkungan.

VP Corporate Affairs Food Ecosystem Gojek,
Rosel Lavina menjelaskan, sebagai layanan pesan-antar makanan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, GoFood selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Mitra driver memegang peranan penting di ekosistem Gojek. Di program BBM edisi ini, kami memfasilitasi mitra driver dengan pelatihan sadar lingkungan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai,” ujar Rosel, Senin (9/12/19).

“Salah satu upaya yang kami lakukan adalah memperkenalkan tas pengantaran yang dirancang khusus demi kenyamanan dan menjaga keadaan pesanan dalam keadaan prima dari merchant sampai ke konsumen, dan yang terpenting tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai,” imbuhnya.

Di tahap awal ini, GoFood mendistribusikan lebih dari 100 tas pengantaran di Kota Semarang. Tas pengantaran ini memiliki banyak keistimewaan, diantaranya kompartemen yang lebih luas dan kualitas tinggi untuk menyimpan dan mengantar makanan, baik panas maupun dingin, lalu tahan cipratan air dan dapat dilipat sehingga tetap fleksibel saat mitra driver mengantar penumpang.

“Selain menjadi upaya untuk menjaga lingkungan, inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan mitra driver dalam menjalankan order GoFood yang diharapkan akan memperkuat kualitas layanan, sehingga mereka makin dicintai oleh pelanggan,” katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sendiri terus mempertegas komitmennya untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Komitmen tersebut ditunjukan dengan dikeluarkannya Peraturan Walikota (Perwal) Semarang Nomor 27 Tahun 2019 tentang Pengendalian Sampah Plastik yang sudah dikeluarkan sejak bulan Juni 2019 lalu.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya mengapresiasi GoFood sebagai layanan pesan-antar makanan pertama yang memfasilitasi mitra driver-nya agar dapat mengambil peran aktif untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai.

“Hal ini sejalan dengan Gerakan Pemkot Semarang #SemarangWegahNyampah yang fokus dalam pengurangan sampah dan kepedulian lingkungan,” ucapnya.

Direktur Kemitraan WWF-Indonesia, Ade Swargo Mulyo  mengatakan, WWF-Indonesia aktif melakukan berbagai kampanye penyadar tahuan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga keberlangsungan lingkungan agar semua mahluk hidup dapat hidup selaras dengan alam.

“Pada kesempatan ini, kami senang berkolaborasi dengan mitra yang memiliki misi sejalan, seperti GoFood. Kami menyadari, mengelola lingkungan merupakan tanggung jawab bersama dan diperlukan kontribusi aktif semua kalangan masyarakat, karenanya kami berharap mitra driver Gojek dapat menjadi salah satu pelopor bagi lingkungannya, dari hal yang cukup sederhana seperti yang berhubungan dengan profesinya sehari-hari,” jelasnya.

“Inisiatif Gojek yang menyeluruh bagi mitra drivernya ini tidak hanya bisa meningkatkan kualitas pelayanan, tapi juga secara bertahap mengubah perilaku konsumen yang ramah lingkungan seperti terbiasa tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai dan alat makan plastik. Kami yakin dampak pada kualitas perbaikan lingkungan kita akan sangat luar biasa apabila program seperti ini diperluas lagi jangkauannya dan secara konsisten dijalankan,” pungkasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here