HUT ke-28, JNE Berbagi dengan 28 Panti Asuhan dan Dhuafa di Jateng-DIY

SEMARANG- Menjelang perayaan HUT ke-28 JNE di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (9/12) yang akan datang, berbagai rangkaian acara ulangtahun JNE juga berlangsung di beberapa cabang sejak 26 November lalu. Selain memberikan layanan kiriman gratis dalam program HARBOKIR (Hari Bebas Ongkir) selama dua hari yaitu 25 dan 26 November 2017, cabang-cabang JNE di berbagai wilayah juga mengadakan perayaan sederhana sebagai wujud syukur atas pencapaian JNE selama 28 tahun ini.

Pada Rabu (28/11) lalu, JNE Jateng-DIY secara serentak mengadakan kegiatan bertajuk “JNE Berbagi Bersama Anak Yatim dan Dhuafa” di 28 panti asuhan di Yogyakarta, Solo, Semarang, Cilacap dan Magelang. Khusus di Solo dan Semarang, penyerahan tumpeng dan santunan melibatkan cabang dan cabang mitra.

JNE Solo melibatkan cabang di wilayah Sukoharjo, Boyolali, Wonogiri, Sragen dan Klaten. Sedangkan, JNE Semarang membagikan 28 santunan sekaligus tumpeng, yang diberikan kepada 5 panti asuhan di kota Semarang, dan 23 santunan beserta tumpeng lainnya dibagikan di wilayah Ungaran, Ambarawa, Salatiga, Cepu, Blora, Rembang, Bojonegoro, Kendal, Tegal, Brebes, Kudus, Jepara, Purwodadi, Demak, Pati, Batang, Pekalongan, Pemalang, Banjarnegara, Purbalingga, Purwokerto, Bumiayu, serta Slawi.

Tak ingin ketinggalan, JNE Magelang juga turut serta dalam kegiatan ini dengan mendistribusikan santunan dan tumpeng ke 28 panti asuhan, baik di kota mau pun kabupaten Magelang.

Marsudi, Head Regional Jateng-DIY sebagai penggagas kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur dan berbagi kebahagiaan di usia JNE yang ke 28.

”Ini adalah tahun kedua, kami berbagi ke panti asuhan sesuai dengan usia JNE dimana kali ini lebih dari 5000 anak yatim piatu di wilayah Jogja, Solo, Magelang, Semarang, dan Cilacap menerima santunan. Selain wujud dari rasa syukur, kegiatan ini juga merupakan wisata hati bagi karyawan dan karyawati JNE. Setiap mengunjungi anak-anak di panti asuhan akan menghadirkan cerita berkesan dan hati akan tersentuh sehingga kita diingatkan kembali untuk tidak lupa mensyukuri nikmat”, ujar Ayah 3 putri ini.

Senada dengan yang disampaikan Marsudi, Eri Palgunadi, VP Of Marketing JNE juga menyampaikan bahwa selain memberikan apresiasi bagi pelanggan melalui program HARBOKIR, JNE berkomitmen untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, salah satunya dengan tidak melupakan sedekah.

“Sebagai perusahaan yang merupakan bagian dari masyarakat di seluruh Indonesia, tradisi berbagi dan mengadakan do’a bersama anak-anak yatim piatu serta kaum dhuafa harus terus dijalankkan, agar keberkahan dapat selalu dilimpahkan, bukan hanya kepada seluruh karyawan JNE, tapi juga lingkungan di sekitarnya, jadi tagline connecting happiness ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Eri.

Bagi karyawan cabang yang tidak dapat hadir secara langsung di Monumen Nasional (Monas) pun masih dapat turut merasakan kemeriahan perayaan HUT JNE Ke-28 Tahun karena masing-masing cabang menggelar perayaan sederhana. Beberapa kegiatan yang diadakan adalah tasyakuran dan pengajian di JNE Solo, JNE Yogyakarta dan JNE Magelang serta Jalan Sehat bagi karyawan mau pun karyawati JNE Semarang. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here