Jateng Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Kurangi Kemiskinan

Istimewa.

SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk mengurangi jumlah penduduk miskin di provinsi ini.

Terutama khusus di 14 kabupaten di Jateng yang masih masuk zona merah dan zona yang sangat merah pembangunan infrastruktur akan diutamakan.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono mengatakan, pembangunan infrastruktur, terutama di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan, penting untuk mempermudah akses masyarakat. Dengan begitu akan mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Sekda juga meminta kepada SKPD terkait, untuk menyelesaikan pemetaan program prioritas, perumusan konsep surat ke BUMN, BUMD dan perusahaan untuk melaporkan pelaksanaan CSR perusahaan pada 2018 dan rencana 2019. Selain itu, persiapan high level gathering dengan pimpinan perusahaan yang akan digelar di Kota Surakarta.

“Ini sudah rapat kelima, dan masih dua kali lagi. Kita perlu virtual meeting, biar efektif dan efisien. Saya minta juga ada laporan periodik capaiannya. SKPD partner-nya disesuaikan dengan perusahaan yang kompeten,” katanya.

Percepatan proses pemetaan, validasi dan verifikasi, imbuh Sri Puryono, dapat mempermudah perusahaan-perusahaan dalam menyalurkan CSR-nya tepat sasaran. Apalagi banyak perusahaan sudah menyatakan siap menyalurkan CSR untuk membantu mengentaskan kemiskinan di Jateng.

“Kalau data sudah siap, perusahaan siap, tinggal kita satukan, mak plek. Jalanlah program ini,” tandasnya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here