Ekonomi BisnisJateng Targetkan PAD 2019 Capai Rp 25,965 Triliun

Jateng Targetkan PAD 2019 Capai Rp 25,965 Triliun

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di 2019 mencapai Rp 25,965 triliun. Jumlah tersebut naik 6,6% dari target tahun 2018.

Adapun PAD menyumbangkan kontribusi sebesar 55,51% dari seluruh pendapatan daerah. Bahkan penerimaan pajak merupakan sumber utama penyumbang pendapatan terbesar, yakni 83,9% dari komponen PAD.

Sekda Jateng Sri Puryono mengatakan, pendapatan itu pun mesti terus digenjot dengan mengoptimalkan berbagai potensi yang ada.

“Untuk meningkatkan pendapatan di sektor lain, semua pihak terkait harus mendorong dan merumuskan langkah-langkah inovatif dan kreatif, guna menggali potensi-potensi pendapatan daerah di lingkungan Pemprov Jateng dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya sebagaimana dalam keterangan tertulis, Selasa (26/3/19).

Disebutnya, ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan PAD. Di antaranya, kecenderungan kehadiran kendaraan listrik yang belum masuk dalam ketentuan, dan tunggakan pajak kendaraan bermotor.

Untuk itu, imbuhnya, perlu ada strategi khusus untuk meningkatkan kepatuhan warga membayar pajak, termasuk meningkatkan kerja sama dengan kabupaten/ kota, dan pihak terkait yang menanganinya. Di samping itu juga perlunya titik-titik pelayanan bagi wajib pajak dalam membayar pinalti, menggencarkan aplikasi ‘Sakpole’, serta terobosan baru dalam pembayaran pajak kendaraan melalui minimarket dan lainnya.

“Pajak air permukaan perlu diintensifkan karena ada potensi pendapatan yang cukup tinggi. Sedangkan terkait dengan retribusi, hal penting yang menjadi fokus adalah SKPD yang mempunyai potensi pendapatan perlu dipikirkan, investasi dikembangkan untuk menaikan kontrubusinya,” bebernya.

Ditambahkan, ada tujuh hal penting yang berkaitan dengan pendapatan. Yaitu, BPPD agar memantau secara langsung perkembangan pendapatan seluruh SKPD/ BLUD/BUMD. Hendaknya aktif meminta penjelasan apabila terjadi perbedaan yang negatif antara rencana pendapatan dengan realisasi yang dilaporkan, memberikan saran untuk mendorong langkah-langkah perbaikan pendapatan.

Dalam menyusun target pendapatan, SKPD/ BLUD/BUMD harus bisa menjelaskan secara terukur dan dapat dicapai, setiap SKPD diminta melaporkan pergerakan pendapatan secara real time yang teratur kepada BPPD. Setiap SKPD/BLUD/BUMD harus bekerja keras merealisasikan pendapatan 2019 dan merencanakan pendapatan 2020 yang lebih prospektif dengan tingkat pertumbuhan minimal 20 persen lebih tinggi dibanding target pertumbuhan 2018.

“BLUD RSUD hendaknya semakin mandiri dalam pembiayaan operasional RS. Pembiayaan SDM agar menjadi kapitalisasi belanja rumah sakit yang harus diatasi dengan pendapatan operasional rumah sakit,” terangnya.

Dilanjutkan, Pemprov Jateng akan berupaya memulihkan posisi sebagai pemegang saham pengendali secara riil. Kemudian instansi-instansi terkait, yaitu Kanwil Pajak dan PT Jasa Raharja diharapkan dapat terus mendukung kebutuhan anggaran pemprov sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

“Koordinasi yang lebih intensif hendaknya menjadi basis dalam proses kerja sama Pemprov Jateng dengan lembaga vertikal,” tandasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Ada Pameran SAUTO Expo di Mal Ciputra Semarang, Deretan Mobil Baru Turut Dihadirkan

SEMARANG - Deretan mobil terbaru bakal dipamerkan dalam SAUTO Expo di atrium Mal Ciputra Semarang pada 26 November hingga...

200 Pedagang Pasar Kaliwungu Kendal Gunakan Transaksi Digital QRIS

KENDAL - Sebanyak 200 pedangang di Pasar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sudah menggunakan transaksi digital dengan Quick Response...

Jangkau Publik Lebih Besar Mengenal Solusi HVAC, LG Perkenalkan Showroom Virtual

JAKARTA— Memanfaatkan terapan teknologi digital, LG Electronics (LG) memperkenalkan sebuah ruang pamer online yang dibuat khusus bagi produk solusi...

PLN UP3 Purwokerto Sinergi Terangi Negeri

PURWOKERTO - PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwokerto, melaksanakan Multi Stakeholder Forum (MSF) Tahun 2021 Kamis...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Profil dan Biodata Marwan O Baasir, Chief Corporate Affairs XL Axiata Lengkap, Pendidikan hingga Berbagai Pengalamannya

SEMARANG - Profil dan biodata Marwan O Baasir, Chief Corporate Affairs XL Axiata lengkap dari pendidikan hingga berbagai pengalamannya. Anda...

Dukung PTM dan Masa Libur Akhir Tahun, Link Net Salurkan 5.000 Healthy Kit

JAKARTA – Dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk menekan potensi penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda