UmumSerba-serbiJateng Valley Mulai Dikerjakan

Jateng Valley Mulai Dikerjakan

-

- Advertisment -spot_img
Jateng Valley – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jateng Valley. Foto : ist/zonapasar.com

UNGARAN  – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengembang Jateng Valley mengelola pembangunan yang berorientasi lingkungan. Selain itu, Ganjar juga berharap bangunan iconic bisa diprioritaskan.

Hal itu disampaikan Ganjar, usai acara Peletakan Batu Pertama fase pertama di 5 titik area Jateng Valley di kawasan Hutan Wisata Penggaron. Ganjar menyebut, Jateng Valley ini komitmen bersama pengembangan daerah.

“Kedua, ini bagian dari survival kita di tengah pandemi ekonomi tetap coba kita gerakkan, potensi-potensi ekonomi kita gerakkan, ada potensi-potensi sosial kemasyarakatan bisa kita gabung dan Jateng Valley ini adalah salah satunya,” ujar Ganjar.

Ganjar mengatakan, dengan peletakan batu pertama ini juga menandai bahwa di situasi pandemi suasananya tidak melulu haru biru. Namun juga jadi bukti seluruh pihak memiliki semangat untuk bisa bangkit dengan segala cara dan kekuatan.

“Pesan saya, ke depan desain yang dibuat itu betul-betul akan bisa mendorong pariwisata yang ciamik, bagus, punya faktor pembeda dengan yang lain,” tegasnya.

Di sisi lain, Ganjar meminta pada pengembang agar memprioritaskan bangunan-bangunan iconic. Sehingga bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk bisa datang.

“Sehingga nanti kalau orang datang, Jateng valley itu lho ada salah satu yg iconic yang mereka pasti akan melihat, pengin foto, pengin kemudian melihat di sini,” ujarnya.

Ganjar juga mewanti-wanti agar pengelolaan dilakukan dengan berorientasi lingkungan. Ganjar berharap tidak terlalu banyak area dengan pohon-pohon yang sudah tinggi menjulang tersebut dipotong.

“(Pastikan) sesedikit mungkin (pohon yang dipotong) karena ini sudah menjadi hutan yang sangat bagus dan orang kalau datang ke sini harapannya dia akan mendapatkan oksigen segar, gratis, bahagia dan kemudian mendapatkan nilai tambah dari orang-orang yang datang ke sini,” ujarnya.

Tak sampai disitu saja, Ganjar juga berharap pengembangan Jateng Valley tak hanya bermanfaat bagi pengelola namun juga memberi rejeki bagi masyarakat sekitar.

“Tentu saja harapan kita, banyak orang yang bisa mendapatkan rezeki dari tempat ini. Sehingga semua akan bisa menjadi satu kekuatan untuk bisa bangkit bersama. Jadi ngrejekeni, manfaat dan membikin rakyat bahagia,” tandasnya.

Sebagai informasi, pembangunan obyek wisata Jateng Valley ini proyeknya mangkrak sejak 2010 itu bisa dilakukan. Nantinya, proyek tersebut disebut menjadi destinasi wisata terbesar se Asia Tenggara dengan luas lahan 370 hektare. (tri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

XL Axiata dan Vision+ Luncurkan Paket Bundling

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus memperkuat bisnis layanan Over The Top (OTT) dan layanan hiburan, seiring...

PLN Gelar PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride

JAKARTA– PLN kembali menggelar kegiatan virtual charity run and ride pada 16 Oktober s.d. 7 November 2021. Virtual Charity...

Ajak Masyarakat Bijak Gunakan BBM, Pertamina Dorong Solar Subsidi Tepat Sasaran

SEMARANG – Sebagai badan usaha yang menerima penugasan dari pemerintah dalam menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, dalam hal...

Hotel Santika Pekalongan Gratiskan Ambil Kopi dan Teh Setiap Hari

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan merupakan salah satu hotel bintang 3 yang terletak di Kota Pekalongan. Memiliki letak yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Menjadi Programmer Sukses Masa Kini

JEPARA - Market Corner Goes To School yang merupakan kegiatan kolaborasi antara Up Radio dan Gmedia yang  pada bulan...

Ini Daftar Kompor Tanam Artugo Spesifikasi Lengkap dengan Harga Ekonomis

SEMARANG - PT Kreasi Arduo Indonesia (Artugo) meluncurkan berbagai jenis kompor tanam dengan spesifikasi lengkap, namun dengan harga yang...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda