UmumSerba-serbiKomisi IV : Terkendalanya Program Rutilahu, Perlu Ada Skema...

Komisi IV : Terkendalanya Program Rutilahu, Perlu Ada Skema Baru

-

- Advertisment -spot_img

KAB. BANDUNG –*Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan Monitoring Program Rumah Tidak Layak Huni ( Rutilahu ) di Desa Cibiru Wetan yang kini memperlihatkan progres signifikan dan sudah layak huni. 

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat H. Jajang Rohana mengatakan dari Program Rutilahu tahun 2020 di Desa Cibiru Wetan ini mendapatkan bantuan 20 Rumah dari 620 Rumah untuk Kabupaten Bandung yang kini dinilai sudah layak huni. 

“Alhamdulillah 20 rumah yang diberikan langsung oleh Pemprov ke Desa Cibiru Wetan ini sudah selesai pembangunannya, Sebagian juga sudah kita tinjau pembangunannya, yang sebelumnya tidak layak huni sudah menjadi hunian yang layak bagi masyarakat,” ujar Jajang usai memimpin Kunjungan Lapangan ke Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jum’at (09/04/2021). 

Jajang juga melihat ada beberapa kendala di lapangan seperti regulasi rumah yang tidak layak huni dan tidak bisa diadvokasi karena terkendala status kepemilikan tanah serta lingkungan sosial dan berharap ada jalan keluar dengan skema baru yang akan dibuat.

“Setelah kita tinjau ke lapangan langsung memang ada beberapa kendala, yaitu kendala regulasi karena banyak rumah yang tidak layak huni tetapi tidak bisa diadvokasi melalui program RUTILAHU berkaitan dengan status tanahnya. Mudah – mudahan kedepan ada skema baru. Kendala yang kedua yaitu dari lingkungan sosial, Karena dengan dana ini baru stimulus saja harus ada swadayanya dan ini harus disiapkan. Ketika tidak ada swadaya tidak akan mungkin selesai, ” katanya. 

Dengan demikian, Jajang berharap, nilai dari rumah per unit itu tidak lagi 17,5 juta tetapi dinaikan dengan jumlah minimal 25 juta per unit agar bedah rumah tersebut tidak ada swadaya lagi. 

“Harapan kita sesuai dengan hasil rapat Komisi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat nilai rumah per unit itu 25 juta minimal, supaya swadayanya lebih kecil lagi bahkan harapannya ya bedah rumah jadi tidak ada swadaya lagi,” harapnya. 

Disinggung mengenai capaian target Program Rutilahu sampai tahun 2023, Jajang menyebut pihaknya selalu menambahkan, dengan target capaian di RPJMD sampai tahun 2023 yaitu membangun Rutilahu sebanyak 100 ribu unit di Jawa Barat. (zav)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Ini Daftar Kompor Tanam Artugo Spesifikasi Lengkap dengan Harga Ekonomis

SEMARANG - PT Kreasi Arduo Indonesia (Artugo) meluncurkan berbagai jenis kompor tanam dengan spesifikasi lengkap, namun dengan harga yang...

3 Juta Investor Saham Terlampaui pada Penyelenggaraan CMSE 2021

JAKARTA – Pada pembukaan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2021, Kamis (14/10), jumlah investor saham di Indonesia sudah...

Artugo Luncurkan Peranti Dapur dengan Spesifikasi Istimewa

SEMARANG - PT Kreasi Arduo Indonesia (Artugo) meluncurkan berbagai peranti perlengkapan dapur yang handal tidak hanya dari sisi fungsi,...

Peduli Covid-19, Telkomsel Salurkan Bantuan untuk Tenaga Medis dan Tenaga Pemulasaran Jenazah

SEMARANG - Tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19 yang masih melanda salah satunya di Indonesia. Peran mereka...
- Advertisement -spot_imgspot_img

CMSE 2021 Tingkatkan Jumlah Investor Pasar Modal

JAKARTA – Literasi serta edukasi pasar modal terus digencarkan oleh Self-Regulatory Organization (SRO) sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah investor...

Pertamax Bikin Mobil Antik Makin ‘Ngacir’

SEMARANG- Kegiatan 'touring' menjadi salah satu aktivitas rutin yang dilakukan oleh komunitas mobil. Untuk itu, pemilihan bahan bakar yang...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda