one-stop-property-new

Kopi Arab, Sajian Favorit Masjid Layur Semarang Saat Ramadhan Tiba

0
one-stop-property-new
Para jamaah Masjid Layur, di Jalan Layur, Kelurahan Dadapsari, Semarang Utara, tengah menikmati sajian berbuka puasa dengan Kopi Arab dan aneka takjil, Kamis (24/5).

KAMU pecinta kopi? Tidak ada salahnya kamu datang ke Masjid Layur atau biasa dikenal pula dengan Masjid Menara di jalan Layur, Kelurahan Dadapsari, Semarang Utara ini.

Setiap bulan Ramadhan tiba masjid ini akan menyajikan Kopi Arab, yang telah ada puluhan tahun silam itu.

Kamu bakal merasakan sensasi yang berbeda dan enggak ada ditempat lain. Kopi Arab ini dibuat dengan campuran 7 rempah, seperti kapulaga, cengkeh, kayu manis, serai, jahe, daun pandan, dan daun jeruk.

Takmir Masjid Layur Semarang, Ali Maksum mengatakan, resep pembuatan kopi tersebut tidak berubah dari masa awal ketika dibawa oleh orang Yaman, sehingga rasanya sama enak layaknya yang dibuat orang Yaman itu.

“Resepnya enggak berubah, dari sejak saya diajari 10 tahun lalu, rasanya tetap sama enaknya,” kata Ali Maksum, Kamis (24/5).

Waga tengah beraktivitas di Masjid Layur, Dadapsari, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (24/5). Masjid ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya kota Semarang.

Dijelaskan, Kopi Arab bisa ada di Masjid Layur ini karena dibawa oleh orang-orang Yaman dan orang Arab. Dulunya kata dia, Kopi Arab selalu disajikan saat ada hajat keluarga maupun kegiatan penting lainnya.

“Kalau sekarang cuma di bulan ramadhan, tapi kalau dulu setiap mereka punya hajat pasti selalu disajikan,” ujarnya.

Sajian Kopi Arab, Kurma dan aneka takjil saat berbuka di Masjid Layur. Setiap harinya para takmir akan menyediakan 40 cangkir kopi.

Ia menambahkan, untuk setiap harinya, takmir masjid menara akan menyediakan 40 cangkir kopi arab pada saat berbuka dan beberapa teko ketika tadarus Al Quran.

“Kita selalu sajikan Kopi Arab dengan kurma, Itu yang dari kita. Kalau untuk takjil berbuka dari masyarakat sendiri yang menyedekahkannya,” ucapnya.

Jamaah Masjid Layur tengah menyeruput nikmatnya Kopi Arab yang hanya ada di bulan Ramadhan itu.

Ia melanjutkan, setiap bulan Ramadhan tiba kopi ini selalu digemari banyak orang. Bahkan ada yang rela datang dari luar kota seperti Jakarta dan kota-kota lainnya.

“Banyak yang datang ke sini pengen tau rasanya, macam-macam ada yang dari Semarang sendiri maupun luar kota,” pungkasnya.

Sementara, bagi para pengunjung yang ingin menikmati Kopi Arab ini diberikan secara gratis pada saat berbuka puasa. Pengunjung pun bisa melihat proses pembuatan kopi yang dimulai sekitar pukul 16:00 WIB di rumah Ali Maksum yang berada disebelah masjid ini. (ZP/05)

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan