UmumPendidikanLewat Pijar Ilmu, Asuransi Astra Revitalisasi TK Inklusi di...

Lewat Pijar Ilmu, Asuransi Astra Revitalisasi TK Inklusi di Semarang

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG – PT Asuransi Astra melakukan revitalisasi sejumlah sarana prasarana di TK Fun and Play Inclusion School Semarang, Kamis (12/9/19).

Tidak hanya revitalisasi, Asuransi Astra turut memberikan sejumlah bantuan berupa trampolin, meja, bak pasir dan lainnya.

Adapun bantuan yang diberikan tersebut merupakan bagian dari program #PijarIlmu yang diinisiasi oleh Asuransi Astra.

Kepala Cabang Asuransi Astra Semarang, Paulus C Wijanarko mengharapkan, program revitalisasi ini dapat mendukung kegiatan di sekolah inklusi itu.

Disebutnya, pemilihan TK Fun & Play ini juga atas dasar metode pendidikan mengedepankan permainan dengan konsep yang matang dan penuh pembelajaran, serta telah di akui cepat dalom proses tumbuh dan kembang anak-anak spesial atau sahabat kecil.

“Semogo melalui sedikit bantuan dari kami, Asuransi Astra Cabang Semarang dapat terus mampu mengembangkan metode pembelajaran yang selama ini TK Fun & Play terapkan serta bermanfaat untuk terus melatih tumbuh dan kembang adik-adik spesial,” ujarnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab TK Fun and Play Inclusion School Semarang Agung Prasetyo menyambut baik berbagai bantuan yang diberikan oleh Asuransi Astra tersebut.

Dikatakan, TK yang baru berdiri satu tahunan itu bermula dari penelitian desertasnya yang kemudian membentuk sebuah sekolah spesial tersebut.

“Saat ini kami memiliki sembilan guru termasuk saya. Sedangkan anak-anak ada 25 dari mulai usia 3,5 tahun,” kata Agung yang juga pengajar di Universitas PGRI Semarang itu.

Dilanjutkan, sebelumnya TK tersebut memiliki 50 siswa namun dibatasi untuk mengintensifkan berbagai program yang ada agar maksimal.

Untuk kelas sendiri anak-anak tersebut dibagi dua kelas TK A 15 anak, TK B 10 anak. Mereka dibagi dari ada yang jam 7.30 – 9.30 dan 9.30 – 11.30.

“Banyak orang tua mengantarkan anaknya ke sini, datang jauh-jauh karena sangat senang melihat perkembangan anaknya. Namun sekolah ini memang kita putuskan dibatasi,” pungkasnya.

Ke depan, pihaknya berharap tidak hanya mendirikan TK tersebut namun anak-anak bisa melanjutkan hingga jenjang sekolah dasar. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

ARTUGO Luncurkan Peranti Dapur Dengan Spesifikasi Istimewa

*Dukung Wirausaha Pemula TANGERANG- Diujung semester pertama tahun 2021, ARTUGO kembali meluncurkan sederet peranti dapur terbarunya. Tak tanggung – tanggung,...

Pertamina Berbagi Berkah Bulan Ramadhan

*Bantu Sarana Prasarana Panti Asuhan di Jateng-DIY SEMARANG– Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah menjalankan program...

Lebaran di Pekalongan Aja Menginap di Hotel Santika Pekalongan

PEKALONGAN - Lebaran Sebentar lagi. Hari yang di identikan dengan kemenangan umat muslim di seluruh dunia yang selalu di...

Pertamina Siagakan Agen dan Pangkalan LPG

*Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H SEMARANG– Menyambut Idul Fitri 1442 H, Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah menetapkan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

PLN Berikan Bantuan Listrik Gratis di Jawa Tengah

SEMARANG - PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Jawa Tengah. Bantuan...

Pakai Smartfren di Realme C21 Ada Bonus Kuota 384 GB Hingga Hadiah Smart TV

JAKARTA - Smartfren kembali menghadirkan paket bundling terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia. Kali ini pelanggan yang membeli smartphone Realme...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda