NasionalMensos Juliari Puji Kemampuan Semarang Turunkan Angka Kemiskinan

Mensos Juliari Puji Kemampuan Semarang Turunkan Angka Kemiskinan

-

- Advertisment -spot_img

Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara dalam kegiatan penyaluran bantuan Program Sembako di E-Warong KUBE Mandiri Jaya di Keluarahan Bojongsalaman Kecamatan Semarang Barat, Jumat (14/2/20).

SEMARANG – Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara memuji kemampuan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam menurunkan angka kemiskinan.

Menurut Juliari, penurunan kemiskinan di Kota Semarang sangat signifikan mencapai 3,98 persen. Angka tersebut jauh melampaui Nasional yang sebesar 9,4 persen.

“Angka kemiskinan Kota Semarang ini separuh dari angka kemiskinan Nasional, maka dari itu Kemensos RI senantiasa mendukung,” kata Juliari saat menyerahkan bantuan dana sosial program sembako tahun 2020 di Kota Semarang, Jumat (14/2/20).

Juliari mengatakan, kemampuan Pemkot Semarang tersebut perlu ditiru oleh Pemerintah Daerah lain agar masyarakat yang sejahtera semakin meningkat.

Adapun pada 2020 Pemerintah menambah anggaran Program Sembako menjadi Rp28 triliun, meningkat dari semula Rp20,4 triliun, dengan harapan angka kemiskinan mampu ditekan.

Disebutnya, jumlah kemiskinan di Indonesia juga mengalami tren penurunan dari tahun ke tahun. Di mana pada 2018 lalu, angka kemiskinan mencapai 9,6 persen, mampu turun 9,41 persen per Maret 2019.

“Kalau bisa angka kemiskinan ditekan terus. Sehingga suatu saat ke sini (Semarang) tidak lagi membagikan bantuan, karena masyarakat sudah sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, penurunan angka kemiskinan di Kota Semarang merupakan upaya bergerak bersama yang dilakukan oleh semua pihak.

Keberhasilan tersebut, lanjutnya menjadi wujud nyata pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Ke depan pihaknya optimistis, kemiskinan di Ibu Kota Jawa Tengah ini akan semakin turun.

“Kami akan mengalokasikan anggaran jauh lebih besar lagi untuk menjangkau dari orang hamil, saat melahirkan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, permodalan, usia lansia diperhatikan, ahli waris dibantu juga. Itu akan kita dobel lagi sehingga angka keluarga sejahtera makin banyak di kota Semarang,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Telkomsel Ajak Masyarakat Lakukan #YangKitaBisa

JAKARTA – Sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang tengah menghadapi pandemi, Telkomsel berupaya untuk menempatkan diri berdampingan bersama masyarakat...

Komunitas Tionghoa Semarang Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

SEMARANG - Perserikatan Organisasi Indonesia Tionghoa (PORINTI) Kota Semarang membagikan sembako kepada warga terdampak PPKM Darurat. Pembagian tersebut dilakukan bersama...

90% Dikorbankan, Efektifkah PPKM?

SEMARANG - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng menilai, sejumlah Kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang sudah terjadi...

Brantas Abipraya Gelar Vaksin COVID-19 Gratis

JAKARTA - Pandemi COVID-19 belum berakhir, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan laju penularan virus ini. Guna menyokong...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Subholding Gas Bersinergi Serahkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM

YOGYAKARTA – Subholding Gas Grup sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) bersinergi dalam menyerahkan bantuan oksigen sebanyak...

Qurban Dermawan Menyapa Masyarakat Urban Semarang

SEMARANG - Dibalik megahnya Ibu Kota Jawa Tengah ternyata masih ada wilayah terpinggirkan yang masyarakatnya tidak berkesempatan menikmati lezatnya...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda