UmumPendidikanPemda dan Perguruan Tinggi Harus Sinkron dalam Pembangunan Manusia

Pemda dan Perguruan Tinggi Harus Sinkron dalam Pembangunan Manusia

-

- Advertisment -spot_img

Salah satu narasumber dari Undip, Tri Wirnani A (kedua dari kiri) tengah memberikan penjelasan dalam Kegiatan Seminar Nasional Kolaborasi – Pengabdian Kepada Masyarakat yang digelar Unnes dan Undip di Hotel Grasia, Semarang, Selasa (16/10).

SEMARANG- Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi harus sinkron dalam upaya pembangunan manusia. Hal itu supaya pembangunan manusia dapat berjalan baik dan tidak tumpang tindih dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Hal ini dikemukakan oleh Suparni Setyowati Rahayu, salah satu narasumber dari Politeknik Negeri Semarang dalam kegiatan Seminar Nasional Kolaborasi – Pengabdian Kepada Masyarakat yang digelar Universitas Negeri Semarang dan Universitas Diponegoro, di Hotel Grasia, Semarang, Selasa (16/10).

Suparni Setiyowati mengatakan, dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat perguruan tinggi harus melihat RPJMD ataupun Rencana Pembangunan Jangka Menengan Desa (RPJMDes) supaya kegiatan pengabdian masyarakat dapat sinkron dengan Pemda.

“Dasarnya dari situ (RPJMD) supaya tidak tumpang tindih antara perguruan tinggi dengan Pemda, yang dimaksud Pemda kan sampai ke desa (program) menjadi singkron,” kata Suparni Setyowati Rahayu.

Dikatakan, saat ini program pengabdian masyrakat yang dilakukan perguruan tinggi sudah berjalan baik. Banyak perguruan tinggi yang mengabdi tidak hanya memberi pelatihan semata namun pendampingan jangka panjang.

“Ada produk unggulan daerah di Purbalingga kan ada industri knalpot. Di situ diajari yang biasa jual sekian buah, bisa jual lebih tinggi lagi. Dan mereka diajari tidak hanya proses pembuatan tapi jualnya juga, seperti lewat online,” ujarnya.

Namun demikian, lanjutnya, saat ini perguruan tinggi masih berjalan sendiri-sendiri dalam melakukan pengabdian masyarakat. Peran Pemda, disebutnya belum optimal sehingga harus disinergikan.

“Sementara ini memang berdiri sendiri, Pemda itu kebanyakan masih belum sinergi banget. Kalau ini sudah sinergi (perguruan tinggi dan pemda) sudah bisa bagus,” jelasnya.

Sementara itu, dalam kegiatan yang digelar kali ini, sebanyak 225 makalah hasil pengabdian masyarakat juga dipaparkan oleh peserta yang datang dari 28 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Makalah hasil pengabdian masyarakat tersebut nantinya akan diriview oleh tim khusus dan akan dipublikasikan dalam bentuk jurnal.

“Kegiatan ini untuk memfasilitasi hasil pengabdian masyarakat agar bisa dipublikasi dan diketahui orang. Dan kita juga undang Bappeda melalui kegiatan ini bisa saling sinkronisasi,” tambah, Isti Hidayah, Ketua Panitia Seminar Nasional Kolaborasi – Pengabdian Kepada Masyarakat itu. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Kinerja XL Axiata Kembali Tumbuh di Kuartal Ke-2 2021

JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali berhasil meraih pertumbuhan kinerja di sepanjang kuartal kedua 2021. Prestasi...

BEI Ajak Investor Pasar Modal Berinvestasi Sekaligus Menolong Sesama

JAKARTA – Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT  Bursa  Efek  Indonesia (BEI),  PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)...

Kesadaran Masyarakat Gunakan BBM Ramah Lingkungan Makin Tinggi

SEMARANG- Kesadaran masyarakat dalam menggunakan BBM ramah lingkungan semakin besar. Kondisi tersebut terlihat dari volume konsumsi Pertamax di Jawa...

PGN Salurkan Oksigen 50 Tabung Untuk Rumah Sakit Di Probolinggo

Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) kembali menyalurkan bantuan oksigen medis untuk penanggulangan COVID-19 melalui Program Pertamina...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Buka Rekening Tabungan Permata Bisa Lewat Aplikasi Moxa

JAKARTA- Setelah diluncurkan di Maret 2021, Moxa sebagai aplikasi penyedia produk keuangan digital milik dari Astra Financial bersama PermataBank...

SIG Bukukan Kenaikan Laba 29,7%

JAKARTA- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada semester 1 tahun 2021 berhasil membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda