UmumPemprov Jateng Dorong Optimalisasi Penyelamatan Rawa Pening

Pemprov Jateng Dorong Optimalisasi Penyelamatan Rawa Pening

-

- Advertisment -spot_img
Istimewa.

SEMARANG – Banyak upaya telah dilakukan pemerintah, swasta dan pihak terkait lain untuk menyelamatkan Rawa Pening dari ancaman kerusakan lingkungan. Namun sampai saat ini, kondisi danau alami tersebut belum menunjukan dampak signifikan secara nyata.

Hal itu disampaikan Sekda Jateng, Sri Puryono saat memberi sambutan sekaligus membuka Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat (PKPD) melalui Public Private Partnership dan Imbal Jasa Lingkungan di Hotel Patra Semarang, Senin (24/6) kemarin.

Dia menjelaskan, berbagai upaya untuk memulihkan kapasitas dan fungsi Rawa Pening telah dilakukan sejak lama, namun dirasakan progresnya masih lambat. Untuk itu, perlu dilakukan langkah-langkah strategis guna mengnyinergikan berbagai program penyelamatan Rawa Pening ini secara efektif dan optimal.

Disebutkan, upaya penyelamatan Rawa Pening di antaranya, rehabilitasi lahan pada catchment area atau area tangkapan waduk melalui reboisasi dan penghijauan pada lahan terbuka yang sebelumnya untuk kegiatan budidaya pertanian, pengendalian sedimentasi berupa pembuatan bangunan sumur resapan, pengerukan danau, pengendalian gulma air dengan pembersihan eceng gondok secara rutin, serta penetapan zona sempadan danau.

“Juga pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat di sekitar Rawa Pening juga kita lakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam merawat dan menjaga fungsi danau tersebut,” bebernya.

Rawa Pening yang merupakan salah satu dari 15 danau prioritas nasional memiliki manfaat tinggi sebagai sumber air tawar, produksi pangan dan pengendali banjir. Perubahan fungsi lahan di daerah tangkapan air maupun di badan danau telah mengubah fungsi danau sebagai pengatur tata air, akhirnya menjadi terganggu.

Berdasarkan hasil identifikasi luas badan danau menggunakan fasilitas citra satelit, kata dia, telah terjadi penyusutan luas badan danau dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Luas Rawa Pening berkurang dari semula 2.670 hektare menjadi 1.850 hektare.

“Faktor-faktor yang menjadi penyebab degradasi lingkungan dan penyusutan luas Rawa Pening, antara lain terjadinya perubahan tata guna lahan pada hulu daerah tangkapan air serta pada badan danau,” bebernya.

Selain itu, jumlah dan luasan tanaman gulma seperti eceng gondok telah menutup hampir 47 persen luasan danau, mengakibatkan degradasi lingkungan Rawa Pening. Tidak hanya itu, sedimentasi dan pencemaran akibat aktivitas yang terjadi pada catchment area danau, limbah rumah tangga, limbah ternak dan limbah budidaya ikan yang berasal dari 600 unit keramba ikan semakin memperburuk lingkungan Rawa Pening.

“Saya berharap, workshop ini menjadi media yang mengnyinergikan berbagai program penyelamatan Rawa Pening. Permasalahan yang ada di Rawa Pening harus kita keroyok ramai-ramai, sehingga danau ini kembali bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Derma 9 Rambah Pasar Skincare, Bisa Gabung Jadi Agen dan Reseller

SEMARANG - Klinik kecantikan Derma 9 serius menggarap pasar skincare untuk memberikan produk perawatan kecantikan yang terbaik. Derma 9 telah...

Springbed Kesehatan Makin Diminati Konsumen di Semarang

SEMARANG - Kasur springbed kesehatan untuk tulang belakang makin diminati oleh konsumen di Semarang, Jawa Tengah selama tahun 2021. Banyak...

Polri dan Pertamina Bongkar Praktik Penyalahgunaan BBM Subsidi di Cilacap Rugikan Negara Rp 49 Miliar

SEMARANG - Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Korpolairud Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri bersama Pertamina membongkar penyalahgunaan dan penimbunan BBM...

XL Axiata Business Solutions Raih Sertifikasi ISO 22301:2019

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions berhasil meraih Sertifikasi ISO 22301:2019 yang merupakan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Hotel Santika Pekalongan Gunakan Bahan Plastik Mudah Terurai Jaga Lingkungan

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan terus mendukung pemerintah untuk menggunakan bahan plastik yang ramah lingkungan untuk segala keperluan. Hotel Santika...

Musda XV HIPMI Jateng: Dua Calon Ketua Umum Janji Siap Kolaborasi dan Sinergi

SEMARANG - Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah ke XV segera digelar pada 28 -...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda