Pengembangan Kawasan Terpadu Little Mecca di Komplek MAJT, Mini Market Halal Mart MAS Diresmikan

Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Ketua Nadzir Badan Wakaf Masjid Agung Semarang H Noor Ahmad saat peresmian mini market Halal Mart MAS di Jalan Jolotundo Gayamsari Semarang, Rabu (16/5/2018)

Semarang- Mini market Halal Mart Masjid Agung Semarang (Halal Mart MAS), mulai beroperasi dan diresmikan Rabu (16/5). Acara Grand Opening Halal Mart MAS dibuka oleh Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Halal Mart MAS adalah wujud untuk pengembangan Kawasan Terpadu Little Mecca di Wakaf banda Masjid Agung Semarang, kompeks MAJT Semarang. Lokasi Halal Mart di Jalan Jolotundo Semarang, atau sebelah selatan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Wakil Walikota yang akrab disapa Mbak Ita dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemkot Semarang sangat mendukung sekali dengan adanya Halal Mart MAS oleh Nadzir Wakaf Banda Masjid Agung Semarang dalam pengembangan ekonomi umat produktif yang memberdayakan masyarakat sekitar. “Wakaf Banda Masjid Agung Semarang yang dikelola secara produktif dan profesional akan memberikan manfaat lebih bagi masyarkat sekitar,” katanya.

Menurut dia, perkembangan Kota Semarang yang semakin menarik minat wisata baik dalam maupun luar negeri akan memberikan dampak bagi peningkatan perekonomian umat. Untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu dilibatkan yang salah satunya halal mart yang mampu menampung produk local bagi UMKM di kota semarang.
“Harapannya, Halal Mart MAS menampung banyak produk UMKM warga Kota Semarang, ” ucapnya.

Ketua Yayasan Nadzir Wakaf Banda Masjid Agung Semarang Prof. Dr. KH. Noor Achmad menyampaikan bahwa Wakaf Banda Masjid Agung Semarang ini akan dikembangkan Visi kawasan terpadu Little Mecca, ini bukan berarti kita akan seperti Kota Mekah tetapi pengembangan kawasan terpadu yang akan memberikan suasana masyarakat Islami yang akan mengayomi semua warga semarang.

Pengembangan kawasan terpadu ini akan meliputi pembangunan Rumah Sakit Islam, sekolah atau madrasah tahfidz terpadu mulai dari kelompok bermain hingga perguruan tinggi, serta kawasan ekonomi (pasar grosir). “Semua itu akan menjadi satu kesatuan dari Masjid Agung Jawa Tengah yang menandai kembalinya tanah Banda Masjid Agung semarang,” tegasnya.

Pembukaan Halal Mart MAS ini merupakan salah satu terobosan dari Nadzir Wakaf banda Masjid Agung semarang untuk mengembang ekonomi produktif bagi kemaslahatan umat. Halal mart ini bekerja sama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaannya antara lain Trans Mart dan Carefour yang akan menyuplai barang Halal Mart, serta pihak lainnya untuk memberikan kemanfaatan bagi umat.

Pendekatan masyarakat sekitar dalam mendukung Visi kawasan terpadu Little Mecca secara intensif terus dilakukan oleh pengelola Wakaf Banda Masjid Agung Semarang. Ini dikarenakan masih ada beberapa masyarakat yang kurang mendukung adanya kawasan terpadu tersebut dengan melakukan jual beli makanan haram disekitar lingkungan masjid.

Acara grand opening Halal Mart MAS dilakukan di Warung Bakso “Doa Ibu” yang merupakan salah satu mitra bisnis Halal Mart. Dalam kesempatan itu membagikan ratusan mangkok bagi masyarakat dan santri yang hadir dalam acara tersebut. Warung Bakso yang terkenal di daerah sompok, semarang ini sangat bersyukur bisa bermitra dengan Halal Mart MAS dengan memberdayakan produk local.

Hadir dalam Grand Opening tersebut Mantan Gubernur Jawa Tengah Drs. KH. Ali Mufiz, MPA, Ketua MUI Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, MSi, Ketua DMI wilayah Jawa tengah Drs. KH, Achmad, Ketua Umum PITI Jawa Tengah, Iskandar Chang, Sekretaris Masjid Agung Jawa Tengah, Drs. KH. Muhyiddin, MAg. dan perwakilan dari Kantor kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang. (zp/03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here