Ekonomi BisnisPenurunan Level PPKM Dongkrak Penjualan Rumah di Jateng

Penurunan Level PPKM Dongkrak Penjualan Rumah di Jateng

-

- Advertisment -spot_img
Pengunjung tengah melihat-lihat tipe rumah dalam pameran Property Expo Semarang ke 7 di Paragon Mal, Rabu (8/9).

SEMARANG – Penurunan status PPKM ke level 2 turut mendorong permintaan rumah di Jawa Tengah kembali meningkat.

Ketua Panitia Property Expo Semarang, Dibya K Hidayat mengatakan, penurunan status PPKM tersebut membuat konsumen bergegas membeli rumah baik untuk hunian maupun investasi.

Menurutnya, setelah status PPKM diturunkan di bulan Agustus langsung membuat kenaikan permintaan properti hingga dua kali lipat dibandingkan bulan Juli – Juni.

“Potensi properti setelah PPKM levelnya turun, demand langsung naik. Rumah ada yang investasi, ada yang kebutuhan dan ini yang tidak bisa ditunda,” jelas Dibya dalam pembukaan pameran Property Expo Semarang ke-7 di atrium mal Paragon Semarang, Rabu (8/9/20).

Dibya menjelaskan, pengetatan PPKM sebelumnya sangat memberikan dampak bagi pengembang karena transaksi yang terbatas.

Para calon pembeli lebih memilih menunggu berita dan kondisi yang lebih tenang, sebelum akhirnya membeli rumah pilihan mereka.

“Penurunan sampai 60% selama PPKM level 4. Pada Awal Agustus level 3 dan sampai sekarang mulai sedikit bergairah,” ucapnya.

Dengan kelonggaran saat ini ia yakin permintaan rumah di Semarang dan Jateng kembali meningkat sampai akhir tahun.

Pengembang di Jateng lanjutnya, langsung tancap gas menggelar pameran properti di Paragon mal yang diikuti 8 developer di Kota Semarang dan sekitarnya.

“Hari ini animo pengembang ada 8 yang ikut, cukup bagus di era pandemi yang sangat dahsyat. Kami berharap di pameran ke-7 ini dapat meraih hasil yang baik,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Pembelian Tiket KA untuk Keberangkatan Mulai 26 Oktober Wajib Gunakan NIK

SEMARANG - Calon pelanggan yang akan membeli tiket kereta api jarak jauh untuk keberangkatan mulai 26 Oktober 2021 wajib...

Marimas dan Pemkot Semarang Bangun Taman Parkour di Lamper Tengah

SEMARANG - Dalam upaya mendukung Program Pemerintah Kota Semarang meningkatkan Ruang Terbuka Hijau, PT. Marimas Putera Kencana turut terlibat...

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Kereta Api, Ini Syaratnya

SEMARANG - Mulai 22 Oktober 2021, anak-anak usia dibawah 12 tahun kembali diperbolehkan naik kereta api setelah sebelumnya dilarang. Aturan...

Pengusaha Makin Sadar Pakai Dexlite

SEMARANG– Kesadaran penggunaan Dexlite sebagai bahan bakar minyak (BBM) ramah lingkungan dengan emisi pembakaran yang rendah di kalangan pengusaha...
- Advertisement -spot_imgspot_img

XL Axiata dan Vision+ Luncurkan Paket Bundling

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus memperkuat bisnis layanan Over The Top (OTT) dan layanan hiburan, seiring...

PLN Gelar PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride

JAKARTA– PLN kembali menggelar kegiatan virtual charity run and ride pada 16 Oktober s.d. 7 November 2021. Virtual Charity...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda