Produk Tekstil, Kayu dan Hasil Pabrik Sumbang Nilai Ekspor Tertinggi di Jateng

Kepala Bidang Statistik dan Distribusi, Sri Herawati, tengah menjelaskan perkembangan ekpor dan impor Jawa Tengah di bulan Januari-Maret 2018, di Gedung BPS Jawa Tengah, Senin (16/4).

SEMARANG- Komoditas Tekstil, Kayu dan beragam hasil pabrik masih menjadi kelompok komoditas utama yang mempunyai nilai ekspor tertinggi selama periode Januari-Maret 2018 di Jawa Tengah.

Di bulan tersebut, komoditas Tekstil memberi andil sebesar 42,80 persen (USS 234,67), Kayu memberi andil 15,51 persen (US$ 87,55 juta) dan bermacam barang hasil pabrik memberi andil 11,83 persen (USS 67,30 juta).

Kepala Bidang Statistik dan Distribusi, Sri Herawati mengatakan, nilai ekspor Jawa Tengah bulan Maret 2018 mencapai US$571,54 juta atau mengalami peningkatan sebesar 12,26 persen dibanding ekspor Februari 2018 (US$509,11 juta). Sedangkan bila dibandingkan dengan Maret 2017 (year on year) ekspor Jawa Tengah naik sebesar US$47,82 juta (9,13 persen). Ekspor kumulatif Januari-Maret 2018 mencapai US$1620,50 juta naik 12,04 persen dari ekspor kumulatifJanuari-Maret 2017 (US$1446,35).

“Kenaikan ekspor Jateng tertinggi, masih didorong oleh komoditas Industri tekstile, kayu dan barang hasil pabrik. Di Jateng sendiri memang banyak industri tekstil yang berkualitas ekspor sehingga permintaan selalu meningkat,” kata Sri Senin (16/4).

Dijelaskan, ekspor Jateng di kawasan ASEAN selama periode Januari-Maret 2018 mencapai US$159,09 juta atau berkontribusi sebesar 9,82 persen. Ekspor ke kawasan Uni Eropa tercatat sebesar US$213,59 juta atau berkontribusi sebesar 13,18 persen dan ekspor ke kawasan negara-negara utama lainnya (9 negara) tercatat sebesar US$982,24 juta, serta ekspor Jawa Tengah ke 9 negara tujuan utama memiliki kontribusi terbesar terhadap total ekspor Jawa Tengah periode Januari-Maret 2018 yaitu sebesar 60,61 persen.

Ia menambahkan, untuk negara pangsa pasar utama ekspor Jawa Tengah selama periode Januari sampai Maret 2018 adalah Amerika Serikat, Jepang dan Tiongkok. Ekspor kumulatif ke ketiga negara tersebut periode Januari-Maret 2018 masing masing adalah sebesar US$436,68 juta, US$214,50 juta, dan US$128,62 juta. Peranan ketiga negara tersebut terhadap ekspor Jawa Tengah periode Januari-Maret 2018 mencapai 48,13 persen.

“Amerika Serikat, Jepang dan Tiongkok memang masih menjadi andalan ekspor dari Jateng,” tambahnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here