Program Studi Teknik Biomedis Udinus Kembangkan Kursi Roda Berteknologi Modern

Pengembangan kursi roda berteknologi modern ini mampu memberikan solusi bagi penderita yang hanya mampu mengerakkan jari-jari tangannya. Nantinya, pengguna yakni penyandang disabilitas dapat lebih mandiri, mudah dan aman dalam menjalankan kursi roda tersebut.

SEMARANG – Kursi roda merupakan salah satu alat bantu yang sering digunakan oleh orang yang memiliki keterbatasan dalam berjalan yang dapat disebabkan karena penyakit, cedera maupun cacat. Pada umumnya alat ini digerakan dengan cara mengayuh menggunakan tangan oleh penderita maupun didorong oleh orang lain. Hal ini memicu mahasiswa program studi Teknik Biomedis Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk mengembangkan kursi roda dengan teknologi masa kini.

Kepala Program Studi Teknik Biomedis, Dr. Aripin, M.Kom mengatakan, pengembangan kursi roda berteknologi modern ini mampu memberikan solusi bagi penderita yang hanya mampu mengerakkan jari-jari tangannya. Nantinya, pengguna yakni penyandang disabilitas dapat lebih mandiri, mudah dan aman dalam menjalankan kursi roda tersebut. Menurutnya selama ini kursi roda yang telah ada masih merepotkan pengguna.

“Kami melihat pengguna kursi roda kesulitan dan tidak bergerak secara leluasa. Maka dari itu kursi roda yang dikembangkan ini sangat membantu penderita yang hanya mampu menggerakan jari-jari tangannya. Jari-jari tangan yang digunakan untuk menjalankan kursi roda ini terdiri dari jari telunjuk, jari tengah dan jari manis dengan memasangkan sensor flex ke dalam jari-jari tangan tersebut,” tutur Aripin, Selasa (12/3/19).

Upaya penyempurnaan teknologi kursi roda tersebut dilakukan dengan mendatangkan seorang ahli bidang desain produk-produk Biomedis yaitu Prof.Dr. Ir. G. J. Verkeke (Bart) dari University of Twente Nedherland. Selain sebagai penasihat, ia juga dihadirkan dalam kegiatan kuliah umum bagi mahasiswa dan dosen di Program Studi Sarjana Teknik Biomedis Udinus.

“Kami terbantu dengan kedatangan Prof.Dr. Ir. G. J. Verkeke dalam penyempurnaan alat ini. Kami berharap bisa menjadi trobosan terbaru bagi penyandang disabilitas,” imbuhnya.

Dalam pengembangannya, kursi roda yang memanfaatkan gerakan jari penggunanya ini berkolaborasi dengan program studi Teknik Elektro Udinus. Hingga saat ini kursi roda yang sedang dalam proses pengembangan dan masuk dalam tahap studi kelayakan agar dapat dilanjutkan untuk proses produksi.

Kahumas Udinus Agus Triyono S.Sos, M.Si, berharap inovasi-inovasi yang sedang dilakukan oleh program studi Teknik Biomedis Udinus diharapkan mampu memberikan kontribusi pengembangan peralatan teknologi kedokteran yang lebih maju di Indonesia.

“Pengembangan alat tersebut, menjadi inovasi yang baik bagi bidang kedokteran saat ini,” jelasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here