Property Expo Semarang Cetak Transaksi Rp 35 Miliar

0
Sejumlah pengunjung mulai mendatangi tenant di Property Expo Semarang.

SEMARANG – Pameran Property Expo Semarang ke-3 yang dihelat di atrium mal Paragon Semarang mendapatkan hasil yang menggembirakan.

Property Expo Semarang mencatatkan transaksi hingga Rp 35 miliar selama 12 hari pemeran dari 5 – 16 Maret 2021.

Ketua Panitia Property Expo Semarang, Dibya K Hidayat mengatakan, transaksi penjualan rumah yang mencapai Rp 35 miliar tersebut cukup memuaskan di tengah pandemi Covid-19.

Rumah yang terjual dalam pameran tersebut total mencapai 43 unit dengan kisaran harga rata-rata Rp 800 jutaan.

“Ini suatu pencapaian yang memuaskan, cukup bagus di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Kami sangat mengapresiasi ada gebrakan insentif PPN yang sangat membantu konsumen maupun developer,” kata Dibya, Rabu (17/3).

Dia mengatakan, masyarakat sangat antusias dengan adanya insentif PPN yang diberikan oleh pemerintah, yang ke depannya akan terus mendorong penjualan rumah.

Insentif PPN, lanjutnya sangat membantu karena pengembang yang sebelumnya pesimistis dengan pandemi, kini mulai semangat membangun sehingga akan berpengaruh ke semua sektor yang terkait.

“Pengembang sangat siap dengan permintaan masyarakat, kemarin berhenti jadi banyak pekerja yang menganggur, padahal sektor properti ini kan padat karya,” jelasnya.

Ia optimistis penjualan rumah tahun ini akan mulai membaik meskipun tidak bisa seperti waktu sebelum adanya virus Covid-19.

Pemerintah memberikan insentif PPN 100% untuk rumah tapak atau rumah susun dengan harga maksimal Rp 2 miliar.

Sedangkan rumah tapak atau susun dengan harga rumah di atas Rp 2 miliar hingga maksimal Rp 5 miliar akan mendapat insentif PPN 50%.

Kebijakan ini berlaku selama 6 bulan mulai Maret ini hingga akhir Agustus 2021.

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan

Verified by MonsterInsights