UmumTransportasiPT KAI Daop 4 Semarang Cek Jalur Rel dari...

PT KAI Daop 4 Semarang Cek Jalur Rel dari Pekalongan Hingga Semarang

-

- Advertisment -spot_img

Executive Vice President PT KAI Daop 4 Semarang, Yosita (kiri) bersama jajarannya, dalam kegiatan pemeriksaan kondisi jalur rel berikut fasilitas pendukungnya, dari lintasan rel Stasiun Pekalongan hingga Stasiun Semarang Tawang, Rabu (31/10)

SEMARANG- Meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, terutama dalam menghadapi tibanya musim penghujan, Executive Vice President PT KAI Daop 4 Semarang, Yosita, bersama jajarannya, pada hari ini, Rabu (31/10) melaksanakan kegiatan pemeriksaan kondisi jalur rel berikut fasilitas pendukungnya, dari lintasan rel Stasiun Pekalongan hingga Stasiun Semarang Tawang dengan menggunakan kendaraan khusus bernama Dresin.

Pada lintasan dari Stasiun Pekalongan hingga Stasiun Semarang Tawang ini, terbentang jalur rel sepanjang 89,693 Km dan terdapat 13 Stasiun dengan berbagai kelas stasiun. Dimana per harinya, melintas 80 perjalanan kereta api dari berbagai jenis, yang terdiri dari 50 perjalanan KA penumpang dan 30 perjalanan KA barang.

EVP Daop 4 Semarang, Yosita mengatakan, guna menjamin perjalanan kereta api tersebut, dibutuhkan kesiapan suatu sistem keamanan persinyalan dalam pengaturan perjalanan kereta api yang handal dan siap operasi diberbagai cuaca.

“Kedisiplinan dari para petugas dilapangan dalam melaksanakan SOP sangatlah dibutuhkan, agar transportasi kereta api bisa berjalan dengan aman, lancar, nyaman dan tepat waktu,” ujar Yosita.

Dikatakan, yang menjadi objek pemeriksaan pada inspeksi kali ini meliputi pemeriksaan kondisi jalur rel dan jembatannya, kondisi stasiun dan pendukung pelayanan kepada para penumpangnya, kesiapan para personil dalam melaksanakan tugas, dan kondisi titik perlintasan antara jalur rel dengan jalan raya.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto menambahkan, lintas jalur rel dari Pekalongan hingga Semarang Tawang ini, terdapat 283 titik perlintasan. Dimana titik perlintasan tersebut kondisinya terdiri dari 48 titik yang dijaga oleh petugas KAI, 29 titik dijaga oleh pihak Dishub, 4 titik dijaga swasta, 16 titik fly over / under pass, dan 186 titik perlintasan liar serta tidak terjaga.

Guna menindak lanjuti 186 titik perlintasan liar serta tidak terjaga ini, pada tahun ini, kata dia, PT KAI Daop 4 Semarang melaksanakan kegiatan penutupan perlintasan dengan cara pematokan jalan raya dengan besi-besi rel. Pada tahun 2018 ini, pihak PT KAI Daop 4 Semarang telah berhasil menutup 73 perlintasan liar serta tidak terjaga, dari program 78 titik yang ditarget pada titik di lintasan antara Stasiun Pekalongan – Stasiun Semarang Tawang ini.

“Kami berharap kepada para pengguna jalan raya yang akan melintas di perlintasan antara jalur rel dan jalan raya, agar berdisiplin mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada. Berhenti di rambu tanda “STOP”, tengok kiri-kanan, apabila aman, bisa melanjutkan perjalanan. Penjaga pintu dan palang pintu hanyalah alat bantu keamanan semata,” ujar Suprapto. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

SIG Bukukan Kenaikan Laba 29,7%

JAKARTA- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada semester 1 tahun 2021 berhasil membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada...

Sambut HUT RI, KAI Hadirkan Livery Khusus

SEMARANG- PT Kereta Api Indonesia (Persero) memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021 dengan memasang...

BULOG Jateng Pastikan Beras PPKM Tepat Kualitas

SEMARANG- Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah memastikan, beras yang digunakan untuk 'Program Bantuan Beras PPKM' memiliki kualitas dan kuantitas...

Bayar Listrik di Awal Bulan Lebih Nyaman dengan Aplikasi PLN Mobile

JAKARTA – Listrik memudahkan hidup orang di kehidupan modern ini. Namun jangan lupa membayar biaya listrik sesuai penggunaan agar...
- Advertisement -spot_imgspot_img

FASTLab Semarang Buka di UTC Convention Hotel

SEMARANG - Menjaga daya tahan tubuh dengan mengatur pola makan, istirahat yang cukup serta olahraga teratur menjadi hal yang...

SNI untuk Jamin Kualitas Mutu Madu

JAKARTA - Pandemi Covid-19 masih terus melanda dunia termasuk Indonesia. Memperkuat dan meningkatkan imunitas tubuh merupakan salah satu cara...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda