PT KAI Terima Pengembalian Rumah Dinas yang Ditempati Pensiunan di Semarang

Bapak Bahroto (tengah) saat menyerahkan aset rumah dinas yang ditempati ke PT KAI Daop 4 Semarang, Jumat (29/11/19).

SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang kembali menerima penyerahan aset satu rumah dinas di Jalan Kedung Jati No.20, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.

Rumah tersebut ditempati oleh seorang pensiunan pegawai PT KAI yakni Bapak Bahroto. Rumah itu telah ditinggali sejak 1963 silam.

Setelah dilaksanakan berita acara penyerahan, penghuni kemudian mengosongkan rumah perusahaan dengan dibantu tenaga dari Polsuska dan Tim Penertiban.

Deputy EVP PT KAI Daop 4 Semarang, Daniel Johannes Hutabarat mengatakan, setelah dikosongkan rumah tersebut akan dioptimalkan untuk menambah pendapatan PT KAI.

“Hari ini satu lagi aset rumah dinas PT KAI dikembalikan, sudah selesai digunakan. Sesuai dengan ketentuan memang sudah seharusnya aset pemerintah dikembalikan,” ujarnya, Jumat (29/11/19).

Dikatakan, PT KAI Daop 4 Semarang total memiliki sebanyak 95 aset rumah dinas. 15 persen aset tersebut telah dikontrakkan dan sisanya ada yang ditempati namun tidak berstatus kontrak.

“15 persen dikontrakkan antara penghuni dan PT KAI, namun ada yang statusnya mereka tidak mau berkontrak,” jelasnya.

Dia menyebutkan, ke depan PT KAI akan bergegas untuk melakukan penertiban aset-aset yang dimiliki tersebut.

Aset yang sudah dikembalikan nantinya akan dikembangkan lagi baik untuk dikontrakkan maupun kepada pengusaha yang mau menggunakannya.

Sementara itu, Bahroto mengatakan, bersyukur sudah diberi kesempatan untuk tinggal di rumah dinas PT KAI tersebut. Menurutnya, sudah seharusnya rumah itu dikembalikan ke KAI sebagaimana peruntukannya.

Usai mengosongkan rumah tersebut ia mengaku akan kembali ke kampung halamannya di Tengaran, Kabupaten Semarang. “Saya punya rumah di Tengaran, balik desa. Tinggal bersama sekeluarga dan anak cucu,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here