Rumah Zakat Bangun Ekonomi Masyarakat Pasca Bencana Melalui Desa Berdaya

BELITUNG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar pameran Pengurangan Risiko Bencana pada Jumat (11/10) di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Belitung. Dalam kegiatan tersebut, Rumah Zakat hadir untuk mensosialisasikan ketangguhan ekonomi masyarakat pasca gempa melalui Program Desa Berdaya.

“Bencana alam tidak hanya berdampak pada aspek sosial, tapi juga berdampak pada aspek ekonomi, contohnya saat gempa Yogyakarta pada tahun 2006. Menurut Bank Dunia, 66.000 orang terancam jatuh miskin dan 133.000 orang kehilangan pekerjaan,” kata Murni Alit Baginda, Chief Program Officer Rumah Zakat.

Dalam menanggulangi bencana Rumah Zakat memiliki unit khusus untuk merespon terhadap kejadian kebencanaan, yaitu Rumah Zakat Action. Rumah Zakat Action memiliki program komprehensif dalam penanggulangan bencana yang terdiri dari empat fase, yaitu pra bencana, tanggap darurat, recovery, dan pemberdayaan berkelanjutan.

Selain itu, Murni menambahkan, Program Desa Berdaya menjadi salah satu bagian dari fase pemberdayaan berkelanjutan. Menurutnya, Desa Berdaya hadir sebagai pendekatan pemberdayaan yang terintegrasi yang terdapat program capacity building, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, pembangunan infrastruktur hingga kerelawanan tangguh bencana.

“Desa Berdaya menjadi salah satu program turunan yang diharapkan bisa menjadi solusi dalam membangun kembali ketangguhan ekonomi masyarakat terdampak pasca bencana. Mereka akan mendapatkan pendampingan dari fasilitator Rumah Zakat sehingga mereka bisa mandiri dan berday,” ujar Murni. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here