Tagar #RealisasiAnggaranKemensos Jadi Trending Topik di Twitter

JAKARTA – Tagar #RealisasiAnggaranKemensos sempat menjadi trending topik di media sosial Twitter. Tagar tersebut banyak berisikan apresiasi atas kinerja Kemensos yang mampu menyerap anggaran negara tertinggi dibanding kementerian maupun lembaga lain.

Seperti yang terlihat Rabu 1 Juli 2020, tagar tersebut menjadi trending topik terpopuler ketiga yang ditwit sebanyak 1.855 kali, menyusul tagar berita HUT Bayangkara ke-74 yang ditwit sebanyak 18.700 dan Polemik Wacana Pajak Sepeda sebanyak 4.733.

Seperti salah satu akun @YuliHartati mengatakan, bahwa murkanya Presiden Jokowi saat sidang Paripurna dianggap Mensos Juliari P Batubara sebagai sebuah sentilan dalam bekerja. Sehingga saat ini penyerapan anggaran APBN 2020 Kemensos RI mampu menjadi yang tertinggi dibanding kementerian maupun lembaga lain.

“Jokowi murka, Mensos @Juliaribatubara anggap itu sebagai Sentilan dalam Bekerja. Penyerapan anggaran APBN 2020 @KemensosRI capai 60,38 persen. #RealisasiAnggaranKemensos,” tulis akun @YuliHartati itu.

“Mensos Juliari P Batubara mengatakan realisasi penyerapan APBN 2020 Kementerian Sosial saat ini tertinggi dari seluruh kementerian dan lembaga. Per hari ini penyerapan atau realisasi anggaran di 2020 Kemensos 60,38 persen dari anggaran Rp. 104triliun. #RealisasiAnggaranKemensos,” sambung akun @andre di media sosial.

Sementara itu, akun @Widyarance menyampaikan pernyataan Mensos Juliari di mana masih ada kabupaten/kota yang belum memperbaiki data kemiskinan, sehingga harus dilakukan penataan ulang.

“Mensos @Juliaribatubara mengungkap dlm Raker dngan DPR hari ini, ada 92 Kabupaten/Kota yang sejak 2015 smp 2020 belum pernah memperbarui data kemiskinan. Hanya 103 Kota yang memperbarui data kemiskinan lbh dr 50%, @KemensosRI,” tulis akun tersebut.

Sebelumnya, Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan, realisasi penyerapan anggaran 2020 sudah mencapai 60,38 persen dari total anggaran Rp 104 triliun.

“Jadi per hari ini sudah capai 60,38 persen. Rangkingnya dari Kementerian Lembaga menurut data (penyerapan) kita nomor satu,” kata Menteri Juliari, Selasa (30/6/2020).

Juliari mengungkapkan, usai rapat kabinet yang digelar pada 18 Juni lalu, pihaknya langsung mengumpulkan semua eselon untuk menyampaikan pernyataan presiden.

“Mesti merasa sudah on the track tapi presiden meminta agak lebih cepat, tapi tetap karena kami aparatur negara tetap untuk percepatan memenuhi rambu-rambu agar cepat teralisasi dan akuntabel,” paparnya.

Untuk percepatan anggaran, Juliari menerangkan semua sudah ada programnya. Juliari memahami pandemik Covid-19 membuat ekonomi tidak normal, salah satu andalan penggerak ekonomi yakni anggaran negara.

“Semua sudah ada programnya, tidak mungkin (anggaran) Desember kita habiskan Oktober, kan sudah ada tracknya,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here