Tingkatkan Nilai Jual, Singkong Diolah Jadi Tepung Mocaf

MEDAN- Meningkatkan nilai jual singkong, Fasilitator Desa Berdaya Sahkuda Bayu, Suherman menginisiasi produksi tepung mocaf (modified cassava flour). Dalam sehari, anggota binaan UMKM binaan Rumah Zakat tersebut bisa memproduksi 100 kg singkong yang berasal dari petani.

“Produksi tepung mocaf ini memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Desa Sahkuda Bayu. Selain memberdayakan petani, produksi tepung mocaf ini juga bisa meningkatkan daya jual singkong menjadi lebih tinggi,” ujar Suherman, Fasilitator Desa Berdaya Sahkuda Bayu, Rabu (26/9).

Dari 100 kg singkong yang diolah bisa menghasilkan 20 kg tepung mocaf. Tepung mocaf tersebut bisa dijadikan sebagai pengganti tepung untuk membuat kue atau olahan makanan lainnya.

“Awalnya tepung mocaf ini hanya dijual di sekitar Desa Sahkuda Bayu, alhamdulillah saat ini kami sudah meluaskan pemasaran dengan mengikuti berbagai pameran UMKM dan bazar di tingkat provinsi. Insya Allah ke depannya akan dijual secara online agar pemasarannya lebih luas,” jelas Suherman.

Dengan adanya pemberdayaan ekonomi melalui produksi tepung mocaf ini, warga di Desa Sahkuda Bayu semakin giat menanam singkong. Hal tersebut berdampak positif pada peningkatan perekonomian di desa tersebut melalui pemanfaatan sumber daya alam. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here