Ekonomi BisnisTopping Off Tower 2, The Alton Apartment Makin Diminati...

Topping Off Tower 2, The Alton Apartment Makin Diminati Pasar

-

- Advertisment -spot_img

Jajaran direksi PPRO saat melakukan simbolis Topping Off Proyek The Alton Apartment Tower 2, Sabtu (21/12) di Semarang.

SEMARANG – PT PP Properti, TBK (PPRO) melaksanakan Topping off Proyek The Alton Apartment Tower 2 yang berada di depan gerbang kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, tepatnya di Jalan Prof Soedarto No. 10 Banyumanik Semarang, Sabtu (21/12).

The Alton Apartment merupakan salah satu produk dari PPRO, sebagai salah satu anak perusahaan BUMN. Apartment ini merupakan yang pertama kali di Jawa Tengah yang mengusung konsep Apartment Anti Narkoba.

Direktur Realiti PPRO, Galih Saksono kepada wartawan menyampaikan, kegiatan Topping off Proyek The Alton Apartment ini merupakan komitmen developer kepada customer. “Dengan Topping ini juga bagian dari bentuk apresiasi kepada customer kita,” katanya seusai peresmian Topping off Proyek Alton Apartmen Tower 2.
Dikatakan, untuk tower 1 dimana Topping off sudah dilakukan bulan November lalu saat ini sudah 85 persen penjualannya. Sedangkan tower 2 ini sudah mencapai 75 persen. “Ini menandakan bahwa ini semakin diminati dan dibeli masyarakat. topping to ini bagian dari proses yang nantinya akan sampai pada serah terima ke customer,” jelasnya.

Jajaran direksi PPRO melakukan foto bersama disela Topping Off Proyek The Alton Apartment Tower 2.

Diketahui, tower 1 telah dibangun sebanyak 666 unit, sedangkan tower 2 jumlahnya juga hampir sama. “Sehingga dua tower ini semuanya sekitar 1200 unit,” ujarnya.
“Alton Apartment ini juga hadir dengan premium student dengan berbagai fasilitas pendukung guna kenyamanan customer, misalnya ada fasilitas kolam renang, tempat futsal dan fasilitas lainnya,” terangnya.
Sementam Itu, Project Director The Alton Apartment, Siswady Djamaluddin menuturkan, konsep apartemen bersih narkoba ditargetkan serah terima untuk tower 1 pada Januari 2020. sedangkan tower 2 pada pertengahan tahun depan.
Ditambahkan, untuk kenaikan harga tahun depan disesuaikan dengan bagaimana reguler dalam bisnis properti. Tidak hanya kenaikan untuk produksi pembangunan, melainkan juga disesuaikan dengan tingkat inflasi. “Rata-rata kenaikan untuk tahun depan 5 sampai 10 persen,” tandasnya. (ZP/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Lebih Dari 20 Ribu Pelanggan Manfaatkan Promo Tambah Daya PLN

JAKARTA – Program promo tambah daya listrik “Ramadan Peduli“ dan "Ramadan Berkah" disambut baik oleh pelanggan. Hingga 16 Mei...

ARTUGO Luncurkan Peranti Dapur Dengan Spesifikasi Istimewa

*Dukung Wirausaha Pemula TANGERANG- Diujung semester pertama tahun 2021, ARTUGO kembali meluncurkan sederet peranti dapur terbarunya. Tak tanggung – tanggung,...

Pertamina Berbagi Berkah Bulan Ramadhan

*Bantu Sarana Prasarana Panti Asuhan di Jateng-DIY SEMARANG– Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah menjalankan program...

Lebaran di Pekalongan Aja Menginap di Hotel Santika Pekalongan

PEKALONGAN - Lebaran Sebentar lagi. Hari yang di identikan dengan kemenangan umat muslim di seluruh dunia yang selalu di...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Pertamina Siagakan Agen dan Pangkalan LPG

*Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H SEMARANG– Menyambut Idul Fitri 1442 H, Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah menetapkan...

PLN Berikan Bantuan Listrik Gratis di Jawa Tengah

SEMARANG - PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Jawa Tengah. Bantuan...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda