UN SMP di Kota Semarang Dipastikan Gunakan Komputer

SEMARANG- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memastikan penyelenggaraan ujian nasional (UN) tingkat SMP/MTS di Kota Semarang tahun ini akan menerapkan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada April mendatang.

Kepala Bidang Pembinaan (SMP) Disdik Kota Semarang, Sutarto mengatakan, pelaksanaan UN di Semarang untuk tingkat SMP/MTS, Paket B maupun C akan menggunakan sistem komputer atau UNBK dengan sistem sharing fasilitas ataupun dilakukan secara mandiri.

“Semua sekolah swasta maupun negeri di Semarang akan menggunakan sistem UNBK pada UN tahun 2019, April mendatang,” katanya, Kamis (7/2).

Sutarto mengatakan, untuk kesiapan ujian tersebut Disdik Kota Semarang telah berkoordinasi dengan beberapa sekolah yang memiliki fasilitas. Diakuinya memang masih ada beberapa sekolah yang masih menginduk atau ikut di sekolah lain untuk bisa melakukan UNBK.

“Kita juga bekerjasama dengan beberapa SMA ataupun SMK untuk memakai faslitas yang dimiliki guna melakukan UNBK tingkat SMP/MTS ini,” ucapnya.

Disebutnya, dari segi infastruktur dan sumber daya manusia, pihaknya menjamin UNBK SMP/MTS tahun ini sangat baik dan lancar. Saat ini beberapa sekolah pun tengah melakukan percobaan atau simulasi pelaksanaan UNBK. Simulasi itu meliputi pengecekan jaringan, dan memastikan data anak didik sudah terdaftar masuk UN.

“Simulasi yang dilakukan sampai saat ini belum ada laporan masalah atau trouble. Kami juga telah membentuk tim help desk (HD) yang mengatasi kesulitan dari sisi teknis, jaringan dengan jumlah 10 tim HD yang akan disebar di 9 sub rayon yang ada,” jelasnya.

Dikatakan, jumlah sekolah di Semarang, dari data yang ada sekitar 213 sekolah yang terdiri dari SMP/MTS negeri atau pun swasta. Dari angka tersebut sekitar 55 sekolah akan menyelenggarakan UNBK di sekolah lain.

“Terkait masalah teknis seperti aliran listrik, dari Kemendikbud sudah berkoordinasi dengan PLN pusat. Untuk tingkat kota, kami sudah koordinasi dengan PLN Jateng-DIY dan PLN Cabang Semarang agar tidak ada pemadaman saat UN nanti,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here