NasionalWali Kota Semarang Upayakan Kuota Internet Gratis Bagi Siswa...

Wali Kota Semarang Upayakan Kuota Internet Gratis Bagi Siswa dan Guru

-

- Advertisment -spot_img

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

SEMARANG – Kabar baik bagi para siswa, orang tua, dan guru di Kota Semarang, yang saat ini mengalami kendala dalam pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh melalui online atau daring. Hal ini menyusul keluarnya kebijakan, yang memungkinkan diberikannya kuota internet gratis, bagi peserta didik TK, SD, SMP yang ada dalam kewenangan Pemerintah Kota Semarang. Sedangkan untuk peserta didik setingkat SMA sendiri berada pada kewenangan Pemerintah Provinsi, sehingga tidak dalam ruang lingkup kebijakan Pemerintah Kota Semarang.

Lebih lanjut Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menjelaskan bahwa kuota internet gratis tersebut dapat diberikan kepada seluruh siswa, mulai tingkat TK, SD, sampai SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Semarang. Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menekankan, kebijakan pemberian kuota internet secara gratis diupayakan, karena metode pembelajaran jarak jauh yang saat ini berlangsung selama pandemi Covid-19, mendorong semua pihak dalam menggunakan kuota internet yang lebih dari biasanya.

Hendi sendiri menginginkan untuk program kuota internet gratis yang akan diupayakan tersebut, siswa tidak perlu mengajukan permohonan kepada sekolah, melainkan secara otomatis semua siswa mendapatkan dukungan kuota internet.

“Kalau yang melalui permohonan itu kan hanya beberapa siswa. Kalau yang ini diupayakan bisa semuanya diberi, tidak memandang miskin ataupun kaya. Kuota internet bisa otomatis masuk ke nomor masing – masing,” imbuh Hendi.

“Maka harapannya yang ada dalan kewenangan kami, tidak ada yang kelewat, karena saat ini memang semuanya butuh, dan selain itu regulasinya juga mengijinkan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Hari Waluyo menambahkan, kuota gratis diberikan tidak hanya bagi siswa, namun juga bagi guru atau tenaga pendidik. Hanya saja dalam mekanismenya harus memenuhi beberapa persyaratan seperti tercatat pada Dapodik per 31 Desember 2019, memiliki nomor unik pendidik, tenaga kependidikan, dan beberapa hal administrasi lainnya.

Dinas Pendidikan tentu saja mengharapkan persyaratan tersebut tidak menjadi kendala dalam program pemberian kuota nantinya, baik semua sekolah yang berada dalam kewenangan Pemerintah Kota Semarang.

Di sisi lain, untuk mekanisme pemberian kuota ini berasal dari dana BOS yang kemudian pihak sekolah di Kota Semarang akan membelanjakan kuota internet bagi siswa. Karena berasal dari dana BOS, artinya baik sekolah negeri maupun swasta dapat membelanjakan kuota bagi siswanya. Bagi sekolah negeri semua siswa dibelikan kuota, sedangkan untuk sekolah swasta memang tergantung pihak sekolah.

“Karena dana BOS itu kan hibah kepada sekolah. Dalam hal ini tergantung penerima hibah. Kalau sekolah menganggarkan pembelian kuota dalam RKAS berarti tidak ada masalah,” pungkas Hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

LG Borong 31 Red Dot Award

JAKARTA- Tak hanya dari inovasi, kepiawaian LG dalam meramu produk elektroniknya juga menyentuh hingga penciptaan desain yang mengesankan. Sebagai...

CIMB Niaga Perkuat Kapabilitas OCTO Mobile Jadi Super App

JAKARTA- Seiring meningkatnya aspirasi nasabah terhadap layanan finansial berbasis digital, perbankan terus berinovasi meningkatkan kapabilitas platform digitalnya, sehingga dapat...

PGN Siapkan Pasokan dan Infrastruktur Gas Bumi di Jawa Tengah

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk dan PT Jateng Petro Energi (Perseroda) (JPEN) telah melakukan penandatanganan Memorandum of...

XL Axiata Luncurkan Paket Keluarga ‘AKRAB’

*Berbagi Kuota, Berbagi Kebersamaan JAKARTA- Menyambut bulan Ramadan, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meluncurkan produk inovatif yang bisa mempererat...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Realme 8 dan 8 Pro Kini Hadir di Semarang dan Yogyakarta, Dijual Mulai Rp 3,5 Jutaan

SEMARANG – Realme, merek smartphone Favoritnya Anak Muda mulai meluncurkan realme 8 dan 8 Pro, realme Buds Air 2...

Sido Muncul Sumbang Rp500 Juta Korban Banjir NTT Lewat Kemensos

JAKARTA- Banjir bandang yang melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (4/4/2021), telah menelan ratusan korban...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda