Yamaha Kenalkan Motor Retro Sport XSR 155

Seorang model tengah berpose bersama produk terbaru Yamaha All New XSR 155, motor retro sport yang berkonsep klasik modern, Minggu (19/1/2020), di Yamaha Pemuda Semarang.

SEMARANG – PT YIMM kembali memperkenalkan produk terbarunya pada kelas retro sport. Kali ini, motor berkonsep klasik modern, All New XSR 155, hadir di pasar Semarang dan sekitarnya.

Manager Yamaha Akademi, Arif Wibisono mengatakan, All New XSR 155 merupakan ekspresi tren gaya hidup dan refleksi dari nilai kreatifitas tanpa batas. Produk tersebut memberikan sensasi berkendara yang lebih menyenangkan, dengan fitur berkendara modern, serta perfoma mesin yang andal dan bertenaga.

“Tampilan klasik modern terlihat dari model tanki Drip-Shaped, jol single yang klasik stylish, desain lampu depan dan belakang dengan LED modern, serta adanya full LCD Digital Speedometer bergaya retro dengan Multi Information Display (MID),” katanya, disela Launching Yamaha XSR 155, di Yamaha Pemuda Semarang, Minggu (19/1/20).

Dijelaskan, pada bagian kaki-kaki, All New XSR 155 sudah mengadopsi suspensi Up Side Down (USD) yang tidak hanya bikin gagah, tapi juga meningkatkan handling berkendara. Ban yang digunakan jenis dual purpose dengan ukuran 110/70 di depan dan 140/70 di belakang.

“Pada jantung pacu, All New XSR 155 hadir dengan mesin Fuel Injection 155 cc, SOHC, 4 langkah berpendingin cairan yang telah dilengkapi teknologi VVA, sehingga mampu menghasilkan tenaga 142 kw/10.000 rpm dan torsi 147 Nm/8.500 rpm,” jelasnya.

Menurutnya, XSR 155 juga telah memiliki fitur Assist & Slipper Clutxh, yang membuat kopling menjadi lebih ringan. Selain itu, perpindahan gigi menjadi lebih halus.

Area Marketing Yamaha Karesidenan Semarang, Levi Gocklas menambahkan, All New XSR membidik segmen anak muda atau mereka yang berjiwa muda. All New XSR sendiri tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Matte Silver Premium dan Matte Black Elegance.

“Produk tersebut dipasarkan dengan bandrol harga Rp37 jutaan untuk OTR Jawa Tengah,” imbuhnya.

Sementara, untuk saat ini, pembelian produk masih indent, dimana jumlah indent sendiri kini sudah mencapai 500 unit. Namun begitu, indent diprediksi tidak akan berlangsung lama seiring suplai produk dari pabrik yang sudah mulai berlangsung. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here