Yuk Berburu Mie Ayam Rp 5.000 dan Aneka Jajanan di Festival Mie Bogasari Semarang

one-stop-property-new

SEMARANG – Sebagai kota wisata, Semarang juga kaya dengan keberagaman kulinernya. Untuk itu, Bogasari memilih Kota Semarang sebagai lokasi Festival Mie Bogasari 2019 yang ke-6. Uniknya, festival yang digelar Bogasari bekerja sama dengan para paguyuban UKM secara marathon di 15 kota ini selalu menghadirkan cirri khas tersendiri. Seperti di Semarang, tidak hanya menghadirkan mie ayam, tapi aneka gorengan, martabak, dan roti.

Vice President Commercial Bogasari, Ivo Ariawan mengatakan, festival di Semarang akan melibatkan 54 UKM untuk mengisi 34 stan yang sudah disiapkan Bogasari. Ini juga sekaligus menunjukkan potensi para UKM berbasis terigu di Kota Semarang dan sekitarnya. Terbukti cukup banyak UKM di sektor makanan berbasis terigu yang sudah menjadi anggota Bogasari Mitra Card (BMC).

“Di wilayah Jawa Tengah, anggota BMC mencapai hampir 3.500 dan hampir 50 % nya atau sebanyak 1.675 berlokasi di Semarang. Produksi mereka beragam, mulai dari mie, roti, jajanan pasar, aneka gorengan dan lain-lain,” kata Ivo dalam siaran pers Festival Mie dan Jajanan Bogasari 2019 di Kota Semarang, Jumat (30/8/19).

Festival di kota ke-6 ini akan berlangsung Minggu (1/9/2019) di Halaman Balai Kota Semarang dan rencananya akan dihadiri Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Acara berlangsung dari pukul 7 pagi sampai pukul 3 sore dan ditargetkan akan dihadiri ribuan pengunjung, minimal 2000 orang sesuai dengan jumlah makanan yang diperjualbelikan.

Sebanyak 10 stan akan diisi 10 UKM dari paguyuban Mie Projo, 10 stan diisi 25 UKM anggota Paguyuban Martabak IKTS (Ikatan Keluarga Tegal Semarang), dan 4 stan gorengan akan diisi 4 UKM anggota Paguyuban Putra Molen, dan 10 stan akan diisi 15 UKM non paguyuban.

Beberapa merek usaha UKM mie ayam yang akan berjualan adalah Mie Pangsit Banyubiru, Omah Pangsit Ambarawa, Mie Parahyangan Ungaran, Mia Ajep, Mie Bandung 68, Kedai Elingo Ambarawa, Mie Ayam Bakso Pak Dibyo, dan Mie Ayam Tiga Syahara. Sedangkan UKM Martabak antara lain Martabak Bang Han, Martabak Aja Klalen, Martabak Selera Anda, Martabak Amin, Martabak Kaira, Martabak Serasi, Martabak Suka Hati, Martabak Sinar Jaya, Martabak Gemilang, dan masih banyak lagi.

“Bogasari juga memberikan kesempatan kepada 15 UKM yang bukan anggota paguyuban dan 7 diantaranya adalah alumnus BBC Semarang yakni, UKM Dapur Bunda Indri, Zylu Cooking, Rumah Ice Cream, Merpati Chiffon & Bakery, Godhong Gedhang Roti dan jajan Pasar, Oritz Cake & Bakery. Mereka adalah ibu rumah tangga yang sengaja berlatih di Bogasari Baking Center (BBC) lalu membuka usaha,” tambahnya.

Dalam festival kali ini, lanjutnya, masyarakat akan disuguhkan aneka makanan dengan harga spesial. Sebanyak 1000 porsi mie disajikan dengan harga hanya Rp 5.000 per mangkok, 1000 martabak seharga Rp 8.000 per bungkus, dan 500 biji gorengan dengan harga Rp 2.000. Dan masih banyak produk lain berbasis terigu dengan harga spesial.

“Yang membuat pengunjung akan senang karena Bogasari dan para paguyuban UKM menyiapkan hadiah doorprize untuk para pengunjung melalui penukaran kupon belanja,” ujarnya.

Sementara itu, Bogasari juga akan menyerahkan hadiah Paket Umroh kepada Yusuf UKM Jajan Pasar Bolang Baling , salah satu dari 5 pemenang Hadiah Utama Gelegar BMC (Bogasari Mitra Card) Tahap 1 Tahun 2019 yang baru berlangsung 18 Agustus lalu. Meski hanya jajanan pasar, namun UKM Bolang Baling menghabiskan 150 sak terigu per bulan atau setara dengan sekitar 3,7 ton.

Selain ajang kuliner di akhir pekan, di acara ini Bogasari juga menggelar lomba kreativitas UKM, lomba cepat makan mie ayam untuk pengunjung, lomba mewarnai untuk anak TK-SD se Kota Semarang, lomba foto di boot, dan baking demo membuat mie. Hadiah untuk para juara beragam mulai dari uang tunai sampai produk elektronik bahkan telepon selular. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here