Hendi Minta Tiket MXGP Semarang Dijual Lebih Murah

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta agar panitia penyelenggara internasional MXGP Motocross 2019 menjual tiket dengan harga yang lebih murah agar semua kalangan masyarakat bisa menikmatinya.
“Jadi, kalau kemarin tiketnya mahal, ya diturunkan lah. Supaya terjangkau sama masyarakat sehingga ini menjadi tontonan yang menarik, yang terjangkau, yang punya duit banyak bisa beli tiket yang mahal, yang duitnya pas-pasan beli tiket sesuai dengan harapan dan kemampuan,” katanya, Rabu (26/6/19).
Dikatakan, besaran harga tiket pada acara ini sebelumnya dijual untuk tiket kelas VIP Rp 1,5 juta. Untuk kelas selanjutnya Rp 1 juta dan Rp 750 ribu. Sedangkan untuk kelas festival, akan dipatok harga tiket hanya sebesar Rp 25 ribu.
“Saya sebelumnya punya ide untuk digratiskan. Tapi soal tiket gratis ini bukan masalah gratis atau tidak. Tapi Kalau tidak bayar alias free, yang datang nanti akan keluar masuk sangat bahaya. Jadi tetap kita kasih harga antara Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribuan,” ucapnya.
Wakil Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat Olahraga Sepeda motor, Medya Saputra mengemukakan, warga Kota Semarang yang ingin menyaksikan event internasional MXGP Motocross 2019 patut berterima kasih kepada Wali Kota Semarang.
Orang nomor satu di Kota Semarang itu, kata dia memang mengusulkan pada IMI Pusat dan Youth Center sebagai pihak penyelenggara untuk menggratiskan event bergengsi yang untuk kedua kalinya digelar di Kota lumpia ini.
Namun, panitia menilai jika digratiskan banyak para penonton yang keluar masuk sirkuit dan arena. Hal itu menurutnya bahaya dan perlu pengamanan ekstra. Atas pertimbangan itu maka tiket yang termurah ditetapkan sebesar Rp 25 ribu untuk kelas festival.
“Kemarin (tiketnya dijual) Rp 150 ribu saja kita kena teguran. Tapi Pak Wali menjamin, ini dari warga untuk warga. Malah beliau menganjurkan, gratis. Tapi, yang namanya manusia mengganggu, berbahaya dan itu dilarang. Akhirnya diputuskan Rp 25 ribu,” tandasnya. (ZP/05)
