Turun ke Pasar Legi, Komisi IV dan BULOG Cek Langsung Harga Sembako

Surakarta – Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq, bersama Pemimpin Wilayah BULOG Jawa Tengah, Sri Muniati, mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, dalam Kunjungan Kerja Spesifik ke Provinsi Jawa Tengah dengan agenda meninjau secara langsung ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok di Pasar Legi Solo, Kamis (12/2).
Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif pemerintah bersama DPR RI dalam rangka memastikan stabilitas pangan jelang Bulan Suci Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Sebagai salah satu pusat distribusi dan perdagangan bahan pokok terbesar di wilayah Solo Raya, Pasar Legi menjadi lokasi strategis untuk melihat kondisi riil harga dan pasokan. Rombongan Komisi IV tiba sejak pagi hari dan langsung berinteraksi dengan pedagang, distributor, serta masyarakat untuk menggali informasi terkait dinamika kebutuhan pokok di pasar.
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pengecekan langsung yang dilakukan Komisi IV di beberapa daerah di Indonesia.
“Pagi ini kami dari Komisi IV melakukan kunjungan kerja spesifik ke tiga daerah untuk memantau pasar-pasar dan mengecek harga kebutuhan pokok sebelum memasuki bulan Ramadan. Saya ditugaskan memimpin rombongan di Solo, khususnya di Pasar Legi yang merupakan pusat grosir dan pusat sembako di wilayah ini,” ungkapnya.
Dari hasil pantauan di lapangan, secara umum harga komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan sebagian besar bahan pangan lainnya masih berada pada kisaran harga stabil. Komoditas daging sapi, daging ayam, bawang putih, dan bawang merah juga dipastikan masih berada pada harga normal dan pasokannya terjaga. Namun, terdapat peningkatan harga cukup signifikan pada komoditas cabai rawit merah, dari kisaran Rp45.000 menjadi Rp80.000 per kilogram. Kenaikan ini dipicu oleh faktor cuaca, terutama curah hujan tinggi yang memengaruhi produksi dan kualitas hasil panen.
Komisi IV DPR RI mengapresiasi langkah-langkah yang telah ditempuh Perum BULOG untuk menjaga stabilitas pangan nasional, terutama melalui keberlanjutan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk beras, serta penyediaan minyak goreng dan komoditas lain yang disalurkan ke berbagai wilayah. Peran BULOG dianggap penting untuk meredam gejolak harga yang dapat terjadi akibat peningkatan permintaan musiman menjelang Ramadan.
Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq, menegaskan bahwa BULOG terus memperkuat berbagai langkah strategis untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“BULOG memastikan stok beras dalam kondisi aman, cukup, dan terus tersedia bagi masyarakat. Program SPHP kami gelontorkan secara masif di pasar-pasar rakyat, termasuk di Solo Raya. Kami juga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lain untuk menjaga stabilitas harga, sehingga daya beli masyarakat tetap terlindungi menjelang Ramadan,” tegasnya.
Selain memastikan ketersediaan stok, BULOG juga memperkuat monitoring di lapangan melalui kerja sama dengan dinas terkait serta menyiapkan berbagai langkah intervensi apabila diperlukan. Upaya ini meliputi percepatan distribusi beras SPHP, pengawasan rantai pasok, serta kesiapan penyaluran bantuan pangan pemerintah apabila terjadi lonjakan kebutuhan atau gangguan pasokan akibat faktor cuaca maupun distribusi.
Perum BULOG menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai instrumen negara dalam menjaga ketahanan pangan, memastikan kelancaran distribusi, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat terkait ketersediaan bahan pangan pokok. Dengan kolaborasi yang solid bersama pemerintah pusat, daerah, dan DPR RI, BULOG optimis mampu mengantisipasi potensi gejolak harga serta memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan.***
