Jelang Lebaran, Bulog Semarang Percepat Distribusi Bantuan Pangan untuk 774 Ribu Penerima

SEMARANG – Perum Bulog Kantor Cabang Semarang mempercepat penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari–Maret 2026. Program bantuan tersebut resmi diluncurkan di Balai Desa Tamanrejo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jumat (14/3/2026), sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idulfitri.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Semarang, Rendy Ardiansyah mengatakan, penyaluran bantuan pangan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 204/TS.03.03/K/02/2026 tertanggal 11 Februari 2026 dan Nomor 22/KU/01.01/B/2/2026 tertanggal 26 Februari 2026.
Ia menjelaskan, program bantuan pangan tersebut menyasar 774.333 penerima bantuan pangan (PBP) di enam kabupaten/kota yang menjadi wilayah kerja Bulog Kantor Cabang Semarang. Daerah tersebut meliputi Kabupaten Grobogan, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kota Salatiga, dan Kota Semarang.
“Penyaluran bantuan ini mengacu pada data BNBA (By Name By Address) Tahun 2026 yang telah kami terima dari Bapanas. Untuk wilayah kerja Bulog Kantor Cabang Semarang, total penerima bantuan mencapai 774.333 PBP,” ujar Rendy.
Ia menambahkan, secara nasional jumlah penerima bantuan pangan yang tercatat dalam data BNBA mencapai 3.244.408 PBP. Dari jumlah tersebut, sebagian dialokasikan untuk wilayah kerja Bulog Kantor Cabang Semarang yang mencakup enam daerah tersebut.
Untuk komoditas yang disalurkan, Rendy menyebut bantuan pangan terdiri dari beras dan minyak goreng. Total penyaluran beras untuk dua tahap alokasi mencapai 15.486.660 kilogram. Sementara untuk minyak goreng, pagu penyaluran di wilayah kerja Bulog Kantor Cabang Semarang mencapai 3.097.332 liter.
“Setiap penerima bantuan akan mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua alokasi penyaluran,” jelasnya.
Menurut Rendy, percepatan distribusi bantuan pangan ini dilakukan agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya, terutama menjelang Idulfitri ketika kebutuhan bahan pokok biasanya meningkat.
“Melalui program ini kami berharap masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat, dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang Lebaran,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Bulog berkomitmen menyalurkan bantuan pangan tersebut secara bertahap hingga seluruh penerima mendapatkan haknya. Selain untuk meringankan beban masyarakat, program bantuan pangan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.***
