Konsumen Jateng Tetap Optimistis, Ekonomi Diprediksi Terus Menguat

0

SEMARANG – Keyakinan masyarakat Jawa Tengah terhadap kondisi perekonomian masih terjaga pada Mei 2026. Hal itu tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mencapai 116,05 atau berada pada level optimis karena berada di atas angka 100.

Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah menyebut, capaian tersebut menunjukkan masyarakat masih memiliki pandangan positif terhadap kondisi ekonomi saat ini sekaligus prospek ekonomi dalam beberapa bulan mendatang.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari H., mengatakan optimisme konsumen menjadi indikator penting yang mencerminkan daya tahan ekonomi daerah di tengah berbagai dinamika global dan nasional.

“Tingkat keyakinan konsumen yang tetap berada pada level optimis menunjukkan masyarakat masih memiliki kepercayaan terhadap kondisi ekonomi Jawa Tengah. Persepsi positif ini terlihat dari penilaian terhadap penghasilan, kesempatan kerja, serta aktivitas konsumsi yang masih terjaga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, optimisme tersebut tidak hanya tercermin pada kondisi saat ini, tetapi juga pada ekspektasi masyarakat terhadap perkembangan ekonomi ke depan.

Pada Mei 2026, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat sebesar 108,75. Angka tersebut mengindikasikan bahwa masyarakat masih menilai kondisi ekonomi berada dalam kategori baik. Persepsi positif terutama didukung oleh kondisi penghasilan rumah tangga, ketersediaan lapangan pekerjaan, dan konsumsi barang tahan lama.

Selain itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tercatat sebesar 123,35. Angka ini menunjukkan masyarakat meyakini kondisi ekonomi dalam enam bulan mendatang akan tetap membaik.

“Ekspektasi yang kuat terhadap peningkatan penghasilan, tersedianya lapangan kerja, dan perkembangan kegiatan usaha menjadi sinyal bahwa masyarakat masih percaya terhadap prospek ekonomi Jawa Tengah ke depan,” katanya.

Menurut Andi, keyakinan konsumen yang tetap tinggi diharapkan dapat menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Konsumsi rumah tangga yang terjaga akan memberikan kontribusi penting terhadap aktivitas ekonomi dan dunia usaha.

Hasil survei juga menunjukkan optimisme yang sejalan dengan kondisi nasional. Di tingkat daerah, IKK di Kota Semarang, Solo, Purwokerto, dan Tegal juga tercatat berada pada level optimis.

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas ekonomi serta memperkuat momentum pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di Jawa Tengah,” pungkasnya.***

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan

Verified by MonsterInsights