Ekonomi BisnisAmerika, Jepang dan Tiongkok Masih Jadi Negara Tujuan Ekspor...

Amerika, Jepang dan Tiongkok Masih Jadi Negara Tujuan Ekspor Terbesar Jateng

-

- Advertisment -spot_img

Istimewa

SEMARANG- Amerika Serikat, Jepang dan Tiongkok masih tercatat sebagai negara tujuan ekspor terbesar Jawa Tengah. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jateng mencatat Ekspor kumulatif ketiga negara tersebut periode Januari-Juli 2018 masing masing adalah sebesar USS 1026,55 juta, USS 476,88 juta, dan USS 313,23 juta. Peranan ketiga negara tersebut terhadap ekspor Jawa Tengah periode Januari-Juli 2018 mencapai 47,66%.

Kepala BPS Provinsi Jateng, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, nilai ekspor Jawa Tengah bulan Juli 2018 mencapai USS 601, 46 juta mengalami peningkatan sebesar 40,97% dibanding ekspor Juni 2018 USS 426,65 juta.

“Demikian juga bila dibandingkan dengan Juli 2017 (year on year) ekspor Jawa Tengah naik sebesar USS 102,22 juta atau 20,48%. Ekspor kumulatif Januari-Juli 2018 mencapai USS 3 812,11 juta naik 13,64%, ekspor kumulatif Januari-Juli 2017 USS 3 354,68,” kata Sentot, Rabu (15/8).

Sedangkan lanjutnya, ekspor Jateng ke kawasan ASEAN selama periode Januari-Juli 2018 mencapai USS 379,51 juta atau berkontribusi sebesar 9,96% terhadap total ekspor Jateng. Ekspor ke kawasan Uni Eropa tercatat sebesar USS 491 juta atau berkontribusi sebesar 12,90% dan ekspor ke kawasan negara-negara utama lainnya (9 negara) tercatat sebesar USS 2 291,71 juta.

“Ekspor Jawa Tengah ke 9 negara tujuan utama memiliki kontribusi terbesar terhadap total ekspor Jawa Tengah periode Januari-Juli 2018 yaitu sebesar 60,12%,” jelasnya.

Ditambahkan, tekstil dan barang tekstil, kayu dan barang dari kayu, serta bermacam barang hasil pabrik merupakan tiga kelompok komoditas utama yang mempunyai nilai ekspor tertinggi selama periode Januari-Juli 2018.

“Tekstil dan barang tekstil memberi andil sebesar 43,29%, kayu dan barang dari kayu memberi andil 15,36% dan bermacam barang hasil pabrik memberi andil 10,93%. Nilai ekspor untuk ketiga kelompok komoditas ini pada bulan Juli 2018 masing-masing sebesar US$ 288,95 juta, USS 92.73 juta dan USS 56,57 juta,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan 5G Pertama di Solo

SOLO– PT. Indosat Tbk (Indosat Ooredoo), perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, mengumumkan peluncuran layanan 5G komersial pertama di...

Bea Cukai Semarang Amankan Rokok Ilegal

SEMARANG – Bea Cukai Semarang berhasil mengamankan jutaan batang rokok ilegal yang dibaurkan dengan rongsok botol plastik bekas di...

CCEP Salurkan Donasi Untuk Pemulihan Masyarakat Terdampak Bencana Di NTT

SEMARANG – Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia kembali memberikan donasi kepada masyarakat terdampak bencana di provinsi NTT melalui Badan...

Hotel Santika Pekalongan Tawarkan Menu Makan Sehat Tanpa Pengawet

PEKALONGAN - Makanan yang sehat tanpa  zat penyedap maupun pengawet mulai dilirik oleh sebagian masyarakat kita. Pola makan yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

LG PuriCare 360° Air Purifier Tawarkan Pembersihan Udara

*Inovasi Jangkauan Lebih Luas Melingkupi Ruang JAKARTA - PT. LG Electronics Indonesia (LG) mengumumkan dimulainya pemasaran air purifier (pemurni udara)...

Ganjar Kunjungi Pabrik Samator, Pastikan Stok Aman

KENDAL  – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo begitu serius untuk mengamankan pasokan oksigen untuk rumah sakit rujukan di Jawa...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda