BEI: Tak Harus Perusahaan Besar yang Bisa Go Public

SEMARANG- Banyaknya perusahaan kecil dengan nilai aset Rp 30 miliar yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI), dinilai telah mematahkan mitos yang mengatakan hanya perusahan besar yang bisa go public.

Kepala BEI Semarang, Fanny Rifqi mengatakan, bagi perusahaan yang ingin go public tidak harus punya aset besar, cukup dengan minimal aset Rp 5 miliar saja sudah bisa listing di BEI.

“Perusahaan yang listing tidak hanya perusahaan besar, saat ini banyak perusahaan keluarga, perusahaan kecil dengan aset Rp 30 miliar sudah go public.
Jadi mitos hanya perusahan besar saja sudah terpatahkan,” kata Fanny Rifqi, dalam acara “Workshop Go Public Semarang” yang diadakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di kantor OJK regional 3 Jateng-DIY, Semarang, Senin (23/4).

Dijelaskan, bergabung di go public akan ada peluang baik untuk perusahaan, karena bisa mendapatkan pembiayaan yang besar tidak seperti di bank.

“Ini suatu peluang yang bagus bagi teman-teman pengusaha. Bisa menolong perusahaan menengah, mereka akan dapat meminjam uang lebih banyak dari bank, tidak dipotong berapa persen,” ujarnya.

Dikatakan, selain mendapatkan modal, nilai perusahan juga bisa bertambah karena akan dinilai sejauh mana kekuatan administrasi, kedisiplinan dan profesionalitasnya.

Sementara, Ketua DPD REI Jateng, MR Priyanto mengatakan, dengan adanya pasar modal atau go public, para pengembang sangat terbantu karena ternyata ada pilihan modal lain selain bank.

“Sebelumnya kita telah bekerjasama dengan bank seperti BTN, Mandiri, BNI, BRI, Arta Graha dan Bank-bank Syarian di Semarang, semua sudah membantu dan ternyata permodalan bisa dengan Tbk atau go public. Mudah-mudahan ini bisa mengembangkan usaha melalu go public ini,” ucapnya.

Ia menambahkan, adanya go public membuat para pengembang tertarik dan akan menyiapkan adminstrasinya agar bisa dapat pinjaman.

“Adanya peluang pembiayaan go public suatu peluang yang bagus bagi teman-teman angota REI. Dan bagi anggota akan bersiap menyiapkan adminstrasi agar bisa dapat pembiayaan dari go public,” tandasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here