Ekonomi BisnisBKIPM Semarang Gandeng Angkasa Pura I Perketat Pengawasan Pengiriman...

BKIPM Semarang Gandeng Angkasa Pura I Perketat Pengawasan Pengiriman Komoditas Ikan

-

- Advertisment -spot_img

General Manager Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman (kiri) dan Kepala BKIPM, Gatot Perdana saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (10/4/19)

SEMARANG – Balai Karantina Ikan dan Pengembangan Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) Semarang mengandeng PT Angkasa Pura I memperketat pengawasan pengiriman komoditas ikan melalui sejumlah pintu bandara.

Hal itu diwujudkan dengan perjanjian kerjasama antara BKIPM Semarang dan PT Angkasa Pura I, di kantor BKIPM Semarang, Jalan Suratmo nomor 28 Semarang.

Kepala BKIPM, Gatot Perdana mengatakan, kerjasama tersebut diharapkan mampu memberantas penyelundupan-penyelundupan komoditas laut yang dilindungi oleh pemerintah.

“Diharapkan dari kerjasama ini pelayanan bisa lebih efektif, transparan dan pengawasan lebih baik. Sehingga untuk pengiriman produk perikanan bisa lebih bagus dan cepat. Demikian juga pengawasan jenis-jenis biota ikan yang dilindungi. Karena kita khawatir jika pengawasan lemah penyelundupan akan meningkat,” ujar Gatot, Rabu (10/4/19).

Dikatakan, wujud kerjasama BKIPM Semarang dan Angkasa Pura I akan dilakukan dengan pengetatan pengawasan di beberapa titik, seperti dalam pengawasan X-ray, Kargo, maupun Terminal barang.

“Sekarang ini banyak modus yang diselundupkan itu benih lobster. Karena nilainya yang tinggi membuat orang tertarik,” ucapnya.

Ditambahkan, menurut Permen no 56, ada beberapa jenis komoditas hasil laut yang dilindungi dengan melihat ukuran, seperti Lobster, Kepiting, dan Rajungan.

“Kemudian untuk benih lobster ini memang marak diselundupkan. Kami harapkan dengan kerjasama ini di Semarang tidak terjadi penyelundupa biota-biota laut tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman menyambut baik kerjasama antara BKIPM dengan Angkasa Pura I tersebut. Menurutnya, dengan kerjasama tersebut akan membuat pelayanan dan pengawasan komoditas ikan berjalan baik.

“Kalau ada temuan kita pastinya bekerjasama dengan pihak terkait. Kalau masalah temuan terkait biota laut ini, kita serahkan ke BKIPM,” tandasnya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

PLN UP2D Garap Pemeliharaan Kubikel GI Mranggen

SEMARANG- PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah dan DIY, pada Minggu (21/11/2021) telah melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin...

BCA Hadirkan Bakti Sosial Operasi Katarak Bersama Perdami

PURWOKERTO, 27 November 2021 – Katarak menjadi salah satu penyebab kebutaan bagi indera penglihatan yang dapat diderita siapa saja....

DPD MKGR Jawa Tengah Dukung Airlangga Hartarto Jadi Presiden

SEMARANG - Pelantikan Pengurus DPD Ormas MKGR Jawa Tengah digelar di Ballroom Hotel Santika Kota Semarang, Sabtu (27/11/2021). Sebelumnya, Musda...

SGM Eksplor Apresiasi Guru Bersama Alfamart

JAKARTA - Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Ada Pameran SAUTO Expo di Mal Ciputra Semarang, Deretan Mobil Baru Turut Dihadirkan

SEMARANG - Deretan mobil terbaru bakal dipamerkan dalam SAUTO Expo di atrium Mal Ciputra Semarang pada 26 November hingga...

200 Pedagang Pasar Kaliwungu Kendal Gunakan Transaksi Digital QRIS

KENDAL - Sebanyak 200 pedangang di Pasar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sudah menggunakan transaksi digital dengan Quick Response...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda