Ekonomi BisnisBulog Jateng Gencarkan Operasi Pasar Stabilkan Harga Gula ke...

Bulog Jateng Gencarkan Operasi Pasar Stabilkan Harga Gula ke Rp12.500 per Kg

-

- Advertisment -spot_img

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Jawa Tengah, Basirun (kiri) memantau kegiatan operasi pasar di Pasar Bulu, Kota Semarang, Senin (18/5/20).

SEMARANG – Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah melakukan operasi pasar untuk menekan gejolak harga gula pasir, sejak Jumat (15/5/20). Kegiatan tersebut dilakukan utamanya di Pasar Pencatatan Inflasi BPS, di wilayah Jawa Tengah.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Jawa Tengah, Basirun mengatakan, operasi pasar ini sekaligus untuk menjamin ketersedian gula pasir sebagai salah satu komoditas pangan di tengah-tengah masyarakat. Apalagi, saat ini bersamaan dengan momentum menjelang Lebaran, dan pada umumnya kebutuhan gula meningkat.

Dijelaskan, Operasi Pasar Gula Pasir utamanya digelar di Pasar Johar, Pasar Bulu, Pasar Peterongan, Pasar Karangayu, dan Pasar Gayamsari. Pedagang wajib menjual dengan harga Harga Eceran Tertinggi (HET) senilai Rp12.500/kg kepada konsumen.

“Bulog optimis dapat menekan kembali harga gula pasir menuju harga normal ke HET Rp12.500/kg, dan yang penting semua harus ikut aturan yang ada agar penjualan gula di konsumen sesuai HET,” jelasnya, Senin (18/5/20).

Setiap pedagang, lanjutnya, nantinya akan diminta menandatangani surat pernyataan untuk menjual maksimal seharga HET Rp12.500/kg kepada konsumen.

“Jika ada yang terbukti melanggar, Bulog akan melaporkan kepada Satgas Pangan Daerah, secara internal kami juga membentuk tim yang khusus memantau di pasar,” tegas Basirun.

Sementara itu, hingga saat ini stok pangan lainnya yang dikelola Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah masih dalam kondisi aman, Stok beras mencapai 96.000 Ton CBP beras untuk kebutuhan KPSH dan operasional lainnya..

“Stok tersebut sangat mencukupi untuk kebutuhan operasional Bulog Jateng sampai dengan enam (6) bulan kedepan,” ujarnya.

Menurutnya, Perum Bulog Kanwil Jateng tetap berkomitmen untuk terus menstabilkan harga pangan. Dengan begitu, diharapkan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pangan khususnya beras dan gula dengan harga terjangkau. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Ramadan Kareem ala Patra Semarang

SEMARANG -  Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinanti oleh umat muslim, salah satu momen yang paling dinanti setelah seharian...

JNE Berikan Promo Berlimpah di Bulan Ramadhan 2021

SEMARANG – Bulan Ramadhan telah tiba, seluruh masyarakat menyambut antusias dengan tradisi untuk saling berbagi kepada keluarga dan kerabat....

3Second Buka Gerai Baru di Kota Semarang dengan Konsep Family Store

SEMARANG - 3Second kembali melebarkan sayap dengan membuka Store terbarunya berkonsep Family Store di Kota Semarang, Jawa Tengah. 3Second Family Store yang berada di...

LG Borong 31 Red Dot Award

JAKARTA- Tak hanya dari inovasi, kepiawaian LG dalam meramu produk elektroniknya juga menyentuh hingga penciptaan desain yang mengesankan. Sebagai...
- Advertisement -spot_imgspot_img

CIMB Niaga Perkuat Kapabilitas OCTO Mobile Jadi Super App

JAKARTA- Seiring meningkatnya aspirasi nasabah terhadap layanan finansial berbasis digital, perbankan terus berinovasi meningkatkan kapabilitas platform digitalnya, sehingga dapat...

PGN Siapkan Pasokan dan Infrastruktur Gas Bumi di Jawa Tengah

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk dan PT Jateng Petro Energi (Perseroda) (JPEN) telah melakukan penandatanganan Memorandum of...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda