Cak Thomas SAKO Ajak Driver Online Jaga Kondusivitas Pasca Aksi di Kantor Gubernur Jateng

0

Semarang – Aksi unjuk rasa yang digelar para driver online di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Aksi yang diinisiasi komunitas Ojol Satu Komando (SAKO) Jateng yang berafiliasi dengan Forum Diskusi Transportasi Online Indonesia (FDTOI) tersebut berujung pada audiensi antara perwakilan driver online dengan pihak Pemprov Jateng pada Selasa (29/5/2026).

Koordinator SAKO, Thomas Aquino Budhi Darmawan Susilo atau yang akrab disapa Cak Thomas menyebut diterimanya audiensi dan aspirasi driver online menjadi bentuk kemenangan perjuangan para pengemudi transportasi online di Jawa Tengah. Menurutnya, dengan diterimanya audiensi langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, komunitas SAKO Jateng memutuskan tidak mengirimkan perwakilan untuk mengikuti aksi di DPR RI Jakarta bersama komunitas ojol lainnya yang tergabung dalam FDTOI karena memilih fokus mengawal hasil audiensi dan kajian aspirasi di tingkat daerah.

“Ini adalah kemenangan perjuangan teman-teman driver online. Kami bersyukur aspirasi dan petisi transportasi online dapat diterima langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk selanjutnya dilakukan kajian oleh Biro Hukum Pemprov Jateng sebagai bahan masukan kepada DPR RI dan pemerintah pusat,” ujar Cak Thomas.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Thomas juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya Gubernur Jawa Tengah, yang dinilai terbuka menerima aspirasi para pengemudi online secara langsung dan dialogis.

Selain itu, ia turut mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Jawa Tengah yang telah membantu menjembatani komunikasi dan pertemuan antara massa aksi dengan pemerintah daerah sehingga kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib.

“Terima kasih kepada pihak Kepolisian Polda Jateng yang telah menjembatani pertemuan ini. Kami juga mengapresiasi teman-teman Polri dari Jakarta yang terus memantau, mengarahkan, dan aktif berkomunikasi setiap kali kami akan menyampaikan aspirasi,” katanya.

Cak Thomas menegaskan, perjuangan driver online harus tetap dilakukan secara damai, tertib, dan sesuai aturan hukum agar tidak mencederai tujuan utama perjuangan, yakni meningkatkan kesejahteraan para pengemudi transportasi online.

Ia pun mengimbau seluruh kalangan driver online di Jawa Tengah agar menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di wilayah Semarang dan Jawa Tengah secara umum.

“Kami mengajak seluruh driver online untuk tetap menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, mematuhi peraturan, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Jangan sampai perjuangan yang selama ini kita bangun tercoreng oleh tindakan yang dapat merugikan bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, komunitas SAKO Jateng juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung stabilitas keamanan di wilayah Jawa Tengah dengan menjalin kerja sama bersama aparat Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia.

Menurut Cak Thomas, sinergi antara komunitas driver online dengan aparat keamanan menjadi bagian penting dalam menciptakan citra pengemudi online yang cinta damai, bertanggung jawab, dan mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.***

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan

Verified by MonsterInsights