Deva Sapta Senang Renovasi Rumahnya Dibantu Coca Cola Amatil Indonesia

SERAHKAN BANTUAN – Corporate Affair Coca cola Amatil Indonesia Central Java Satria Ramadhani bersama Sekertaris Forum TJSLP Kabupaten Semarang Rismonowati menyerahkan bantuan renovasi rumah tak layak huni pada Sapta Deva Ambarwati, warga Desa Asinan Kecamatan Bawen.

SEMARANG – Coca Amatil Indonesia (CCAI) menunjukkan kepeduliannya terhadap tanggungjawab sosial dan lingkungan perusahaan dengan menyalurkan bantuan renovasi rumah tak layak huni bagi warga Desa Asinan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Penyaluran bantuan ini dilaksanakan melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kabupaten Semarang.

Regional Corporate Affairs Manager-East Indonesia Region CCAI, Armytanti Hanum Kasmito menuturkan Coca-Cola Amatil Indonesia berkomitmen membangun ekonomi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan, baik bagi perusahaan, komunitas setempat maupun masyarakat umum.

Rismonowati selaku Sekertaris Forum TJSLP Kabupaten Semarang mengatakan melalui forum tersebut, telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp1,605 milyar untuk merenovasi 136 rumah tak layak huni sejak 2016. “Selain mampu meningkatkan kesejahteraan warga tak mampu, proses renovasi rumah tak layak huni itu juga mempererat hubungan sosial karena pengerjaannya dilakukan gotong royong,” katanya.

Di pengujung tahun 2020 ini bantuan itu diberikan pada Deva Sapta Ambarwati (17 tahun), seorang yatim siswi kelas III Jurusan Tata Busana SMK. Selama beberapa tahun terakhir, kondisi rumah yang ditempati cukup memprihatinkan. Tiang penyangga rapuh, usuk dan genting lapuk. Saat hujan, bocor dimana-mana. Lantaran belum berpenghasilan, terlebih dengan kondisi ekonomi terpuruk akibat pandemi Covid-19 seperti saat ini, rumah tak kunjung diperbaiki hingga November lalu.

Selain menerima bantuan perbaikan rumah, ia juga menerima satu unit mesin jahit sebagai modal berwirausaha. Sapta menyampaikan terima kasih atas bantuan itu. “Kini setelah diperbaiki, saya merasa lebih aman dan nyaman. Saya juga bisa belajar mandiri secara ekonomi,” kata Sapta.

Bantuan tahun ini tercatat sebagai renovasi rumah tak layak huni kelima yang dilakukan CCAI sejak 2016 bagi warga Kabupaten Semarang. Sebelumnya renovasi serupa diberikan bagi warga tak mampu di Desa Harjosari, Lemahireng, dan Jatijajar. “Kami berharap langkah positif ini bisa menginspirasi perusahaan lain,” tambah Sri S.Rismonowati, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Dinsos Kabupaten Semarang. (ZP/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here