Event Semarang Creative Expo BMI Kota Semarang di Taman Kasmaran Kampung Pelangi Tarik Ribuan Pengunjung

Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita saat membuka acara Semarang Creative Expo BMI Kota Semarang di Taman Kasmaran Kampung Pelangi Semarang, Sabtu 8 April 2018

SEMARANG — Event Semarang Creative Expo yang digelar oleh DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Semarang selama dua hari, pada Sabtu- Minggu (7-8 April) berlangsung sukses. Pasalnya, jumlah pengunjung yang datang secara bergantian mencapai ribuan. Dan tak kalah penting, sebanyak 50 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berbagai jenis di Kota Semarang ikut ambil bagian dengan membuat stand di event yang digelar di Taman Kasmaran Kampung Pelangi Kalisari Semarang itu.
Selain pameran UMKM, event itu juga menyajikan berbagai pameran budaya, talk show, fashion show, pertunjukan seni dan musik dan sepeda santai. Acara dibuka oleh Wakil Walikota Semarang dan sekaligus Pembina BMI Kota Semarang Hevearita G Rahayu atau Mbak Ita. Hadir pula Ketua DPD BMI Kota Semarang Alwin Basri.

Ketua DPC BMI Kota Semarang, Nugroho Hendro Arissanto mengatakan, event ini ternyata mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Selama event berlangsung pengunjung yang datang mencapai ribuan orang.Tujuan dari event ini adalah sebagai salah bentuk penghargaan terhadap perjuangan kaum perempuan. Karenanya, event ini mengusung tema “Warna Perempuan Indonesia” dalam event tersebut.
“Dalam event ini kami juga memberikan penghargaan kepada Wanita Hebat di Kota Semarang. Ini sekaligus memperingati Hari Kartini,” kata Arissanto, katanya disela sela pembukaan.
Arissanto mengatakan dalam event ini menggunakan sistem pentahelix sinergi ABCGM yang meliputi akademi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media. Sehingga, berbagai komunitas mulai dari UMKM hingga pemerintah dilibatkan.
“Melalui event ini, kami ingin memberi ruang bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya dan berbagai komunitas,” paparnya didampingi Ketua Panitia Semarang Creative Expo 2018, Oke Dewiyana.
Wakil Walikota Semarang Hevearita G Rahayu mengatakan organisasi BMI Kota Semarang patut diapreasasi. Pasalnya, pengurus organisasi ini baru berusia dua bulan, namun sudah melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi banyak orang.
“Sebelum ini sudah melakukan pengobatan gratis. Yang membanggakan, event ini juga dilakukan dengan biaya mandiri,” terang istri saat membuka acara.
Istri Alwin Basri ini mengatakan, event yang dibuat BMI kali ini juga sangat bagus. Apalagi sasaran dari event ini adalah menghargai peran serta perempuan.
“Wanita- wanita Kota Semarang harus kreatif. Agar kreatif memang harus mendapat pendampingan dan wadah,” ucapnya.

Sementara, Ketua DPD BMI Jawa Tengah Alwin Basri mengatakan, event ini digelar dalam rangka untuk menunjukkan eksistensi organisasi dan sekaligus untuk memberikan penghargaan kaum perempuan. Jumlah kaum Hawa yang relative besar didanding lelaki yang harus diberi wadah dan tempat yang bisa untuk mengembangkan eksistensinya.

“BMI Semarang akan terus mendampingi kaum hawa dalam upaya memaksimalkan kemampuan dan potensinya agar bisa selalu kreatif dan berkembang,” kata Alwin Basri yang juga Ketua Komisi D DPRD Jateng ini.

Rangkaian dari event ini adalah digelar sepeda santai atau gowes pada Minggu (8/4/2018). Dalam gowes tersebut, BMI Kota Semarang menggandeng banyak komunitas sepeda. Gowes diikuti ribuan peserta. (zp/03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here