UmumGanjar Minta Nelayan Jateng Tak Perlu Mencari Ikan

Ganjar Minta Nelayan Jateng Tak Perlu Mencari Ikan

-

- Advertisment -spot_img

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memberikan pengarahan di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah, Rabu (15/5). 

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta para nelayan di Jawa Tengah untuk tidak mencari ikan. Menurut Gubernur Jateng dua periode ini, sudah saatnya nelayan Jateng naik kelas dari sekedar mencari ikan menjadi menangkap ikan.

Hal itu disampaikan Ganjar saat memberikan pengarahan di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah, Rabu (15/5). Menurut Ganjar, dengan kemajuan teknologi saat ini, nelayan tidak perlu susah mencari ikan di lautan, karena pencarian ikan sudah dapat dilakukan dengan peralatan yang canggih.

“Sudah tidak zamannya lagi nelayan sekarang mencari ikan, sekarang itu konsepnya nelayan hanya menangkap ikan, yang mencarikan adalah pemerintah,” kata Ganjar.

Saat ini lanjut Ganjar, sudah ada alat bernama Fishfinder. Alat tersebut dapat digunakan untuk melihat dimana lokasi ikan berada, sehingga para nelayan dapat langsung menuju ke lokasi ikan yang sedang berkumpul itu.

“Saya pernah tanya ke Lipi dan perguruan tinggi, sebenarnya bagaimana untuk mencari lokasi ikan. Jawabannya ikan itu bisa terpantau dari plankton yang ada yang biasanya dapat ditangkap dari satelit, biasanya berwarna merah-merah. Nah kalau sudah kelihatan itu, tinggal dikirimkan saja signal itu kepada para nelayan melalui gadgetnya masing-masing untuk menuju ke lokasi,” papar Ganjar.

Dengan peralatan canggih tersebut, maka nelayan sudah memiliki kepastian tujuan saat melaut. Dan tujuan tersebut sudah dipastikan ada ikannya, sehingga mereka akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Jadi tidak perlu lagi muter-muter nyari ikan, langsung ke lokasi, tebar jaring dan bawa pulang ikan. Sudah saatnya nelayan Jateng naik kelas, tidak cukup menjadi nelayan tradisional,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DKP Provinsi Jateng, Fendiawan Tiskiantoro mengatakan, pemberian teknologi kepada para nelayan di Jawa Tengah sudah dilakukan. Sejumlah nelayan sudah diberikan bantuan alat deteksi ikan untuk memudahkan mereka dalam menangkap ikan di lautan.

“Tahun 2019 ini, kami memiliki program pemberian bantuan 12 unit GPS Fisfinder kepada para nelayan Jawa Tengah,” ucapnya.

Fendiawan Tiskiantoro menambahkan, tahun ini pihaknya juga menargetkan untuk mengupdate fungsi kartu nelayan. JIka dahulu kartu nelayan hanya berisi identitas nelayan, kali ini fungsi kartu tersebut akan ditingkatkan.

“Kartu nantinya dapat berfungsi sebagai identitas nelayan, mengurus perijinan, sebagai asuransi nelayan dan juga untuk subsidi BBM. Jadi, dengan kartu itu, nelayan akan dilayani dengan mudah, murah dan cepat,” ucapnya.

Jadi nantinya, ketika para nelayan memiliki kartu tersebut, maka saat pengurusan perijinan nelayan tidak perlu membawa berkas yang banyak. Cukup kartu tersebut ditempelkan dalam alat yang disediakan, maka seluruh datanya akan muncul.

“Untuk alatnya sedang kami persiapkan, tahun ini kami optimis akan dapat meluncurkan kartu nelayan versi terbaru ini,” imbuhnya.

Menurut data terbaru, Jawa Tengah lanjut dia memiliki sekitar 171.000 nelayan yang tersebar di seluruh pantai baik pantai utara maupun pantai selatan. Para nelayan menggunakan alat tangkap dengan total kapal nelayan di Jawa Tengah sebanyak 4.952 kapal.

“Produksi perikanan tangkap kita berada di 446.000 ton pertahun, sementara dari produksi hasil perikanan budidaya kita mencapai 510.000 ton pertahun,” pungkasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Ramadan Kareem ala Patra Semarang

SEMARANG -  Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinanti oleh umat muslim, salah satu momen yang paling dinanti setelah seharian...

JNE Berikan Promo Berlimpah di Bulan Ramadhan 2021

SEMARANG – Bulan Ramadhan telah tiba, seluruh masyarakat menyambut antusias dengan tradisi untuk saling berbagi kepada keluarga dan kerabat....

3Second Buka Gerai Baru di Kota Semarang dengan Konsep Family Store

SEMARANG - 3Second kembali melebarkan sayap dengan membuka Store terbarunya berkonsep Family Store di Kota Semarang, Jawa Tengah. 3Second Family Store yang berada di...

LG Borong 31 Red Dot Award

JAKARTA- Tak hanya dari inovasi, kepiawaian LG dalam meramu produk elektroniknya juga menyentuh hingga penciptaan desain yang mengesankan. Sebagai...
- Advertisement -spot_imgspot_img

CIMB Niaga Perkuat Kapabilitas OCTO Mobile Jadi Super App

JAKARTA- Seiring meningkatnya aspirasi nasabah terhadap layanan finansial berbasis digital, perbankan terus berinovasi meningkatkan kapabilitas platform digitalnya, sehingga dapat...

PGN Siapkan Pasokan dan Infrastruktur Gas Bumi di Jawa Tengah

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk dan PT Jateng Petro Energi (Perseroda) (JPEN) telah melakukan penandatanganan Memorandum of...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda