Ganjar Minta Wisatawan Asing Tidak Hanya Diarahkan Kunjungi Borobudur

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: Zikan)

SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah agar tidak hanya mengarahkan wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Candi Borobudur saja. Pasalnya di Jateng banyak tempat lain yang juga menarik dikunjungi.

“Saya pesan kepada Disporapar untuk tidak hanya mengajak wisman ke objek wisata terkenal saja seperti Prambanan dan Borobudur, mereka bisa diajak piknik ke banyak tempat wisata Jateng yang lainnya. Kan kita punya banyak destinasi wisata yang menarik,” katanya, saat menerima Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, di ruang kerja gubernur, Senin (4/2/).

Ganjar menunjuk contoh, mengingat pelabuhan tempat kapal bersandar berada di Semarang, setidaknya daerah di sekitar Semarang ditawarkan untuk dikunjungi wisman. Apalagi, dengan lancarnya transportasi saat ini, bisa juga wisatawan asing diajak berkeliling ke beberapa wilayah di Jawa Tengah.

“Dengan adanya tol sekarang Semarang-Solo kan hanya satu jam, maka bisa saja wisman itu digeret ke Solo atau kota lainnya. Kalau ini dilakukan, maka pariwisata Jateng yang lain juga akan terdongkrak,” imbuh mantan anggota DPR RI ini.

Selain itu, gubernur juga meminta para pegiat pariwisata, khususnya Disporapar Jateng, agar memperbanyak event dan promosi. Dengan begitu, wisatawan asing akan lebih lama tinggal di Jawa Tengah, karena hal itu bisa berdampak pada sektor lain, misalnya hotel, kerajinan, kuliner dan sebagainya.

Evaluasi terhadap kunjungan wisatawan, menurutnya, mesti dilakukan dan dilakukan pembenahan. Berbagai event yang menarik diperbanyak, promosi terus digencarkan, agar kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara di Jateng semakin tinggi.

“Yang paling penting saat ini, kita harus menunjukkan banyak destinasi menarik lainnya, tidak hanya yang mainstream dan yang besar-besar saja. Ada banyak saat ini pariwisata di Jateng yang sangat menarik dan dapat dipasarkan kepada wisatawan asing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Jateng, Sinoeng N Rachmadi menyatakan, siap menggencarkan promosi destinasi wisata lain kepada para wisatawan mancanegara. Ia membenarkan, selain Prambanan dan Borobudur yang sudah terkenal, ada banyak objek wisata lain di Jateng sangat bagus dan yang layak jual.

“Akan kami gencarkan lagi promosi-promosi objek pariwisata lainnya kepada para wisatawan,” tegasnya.

Disinggung mengenai target kunjungan wisatawan, pada 2019 ini pihaknya menargetkan 1,2 juta wisatawan asing datang ke Jawa Tengah. Sementara untuk wisatawan lokal, ditargetkan sebanyak 40 juta lebih.

“Kami optimistis target itu akan tercapai. Kami sudah siapkan sejumlah event, baik dari kabupaten/ kota, Pemprov Jateng dan event nasional,” tutupnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here