PeristiwaGanjar Siapkan Benih Gratis untuk Lahan Puso

Ganjar Siapkan Benih Gratis untuk Lahan Puso

-

- Advertisment -spot_img

Petani tengah memanen padi yang dilanda banjir/istimewa.

SEMARANG- Musibah banjir bandang yang melanda sebagian wilayah di Jawa Tengah beberapa waktu lalu membuat sejumlah lahan pertanian mengalami puso atau gagal panen. Untuk meringankan beban petani yang lahannya puso akibat bencana, Pemprov Jateng telah mengambil kebijakan pemberian benih gratis.

“Sudah kita siapkan semuanya, semua petani yang puso akibat bencana itu. Kita punya cadangan benih pemerintah gratis. Jadi silakan yang puso tinggal mengajukan saja,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat diwawancarai di Rumah Dinas Gubernur (Puri Gedeh), Selasa (12/2).

Ganjar menyebutkan, tahun ini Pemprov Jateng juga telah menyiapkan program asuransi petani. Asuransi yang dapat digunakan oleh petani jika mengalami gagal panen akibat bencana itu, dinilai sangat tepat untuk mengatasi kondisi semacam ini.

“Mulai tahun ini, Pemprov Jateng akan membantu petani yang miskin untuk kita cover dengan asuransi pertanian. Yang petani miskin akan kami bebaskan dari premi asuransi, namun bagi yang petani mampu ya membayar sendiri. Biayanya tidak mahal kok, cuma Rp36.000 saja per hektare,” jelasnya.

Diakui, sosialisasi mengenai program asuransi itu kepada para petani tidaklah mudah. Namun, pihaknya akan terus berusaha memahamkan dengan memberikan contoh, saat terjadi bencana seperti sekarang, pentingnya asuransi tersebut baru terasa.

“Mungkin ada yang bilang, bayar Rp 36.000 itu mahal ya, tapi akan terasa kalau terjadi bencana dan mengakibatkan puso. Kan lumayan kalau diasuransikan, per hektare akan mendapat ganti Rp6 juta dari cover asuransi itu. Lumayan kan, meski puso namun tetap merasakan hasil panen,” tegasnya.

Selain cadangan benih gratis dan asuransi petani, Ganjar juga akan terus mengoptimalkan kartu tani. Menurutnya, melalui kartu tani itu akan terdata semuanya, siapa tanam apa, di mana dan kapan masa panen tiba akan terdata dengan baik.

“Sehingga kalau ada laporan, kita langsung buka datanya. Kalau benar, valid, maka bantuan tepat sasaran,” imbuh mantan anggota DPR RI ini.

Gubernur juga berharap masyarakat khususnya petani yang lahannya puso akibat bencana tidak berkecil hati. Menurutnya, bencana memang sudah menjadi takdir dan harus diterima dengan lapang dada. Namun yang harus diyakini, pemerintah sudah menyiapkan berbagai hal untuk membantu masyarakat.

Sebagai informasi, sejumlah hektare lahan pertanian di Jawa Tengah mengalami puso akibat bencana banjir. Beberapa daerah yang paling terdampak adalah Kebumen, Kudus, Banyumas, Pati, Pekalongan dan Batang. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Ada Pameran SAUTO Expo di Mal Ciputra Semarang, Deretan Mobil Baru Turut Dihadirkan

SEMARANG - Deretan mobil terbaru bakal dipamerkan dalam SAUTO Expo di atrium Mal Ciputra Semarang pada 26 November hingga...

200 Pedagang Pasar Kaliwungu Kendal Gunakan Transaksi Digital QRIS

KENDAL - Sebanyak 200 pedangang di Pasar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sudah menggunakan transaksi digital dengan Quick Response...

Jangkau Publik Lebih Besar Mengenal Solusi HVAC, LG Perkenalkan Showroom Virtual

JAKARTA— Memanfaatkan terapan teknologi digital, LG Electronics (LG) memperkenalkan sebuah ruang pamer online yang dibuat khusus bagi produk solusi...

PLN UP3 Purwokerto Sinergi Terangi Negeri

PURWOKERTO - PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwokerto, melaksanakan Multi Stakeholder Forum (MSF) Tahun 2021 Kamis...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Profil dan Biodata Marwan O Baasir, Chief Corporate Affairs XL Axiata Lengkap, Pendidikan hingga Berbagai Pengalamannya

SEMARANG - Profil dan biodata Marwan O Baasir, Chief Corporate Affairs XL Axiata lengkap dari pendidikan hingga berbagai pengalamannya. Anda...

Dukung PTM dan Masa Libur Akhir Tahun, Link Net Salurkan 5.000 Healthy Kit

JAKARTA – Dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk menekan potensi penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda