PolitikGuru Besar Unsoed dan MUI Serukan Tolak People Power

Guru Besar Unsoed dan MUI Serukan Tolak People Power

-

- Advertisment -spot_img

PURWOKERTO – Guru besar Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho SH MH menyerukan kepada seluruh masyarakat Banyumas ataupun di luar Banyumas untuk menolak ajakan gerakan people power. Sebab secara hukum, people power berpotensi mengarah pada tindakan makar.

“Lebih baik fokus kepada pekerjaan dan kesibukan masing-masing, jika ada ketidakpuasan gunakan jalur hukum yang ada. Pada akhirnya, jika sampai terjadi chaos dan muncul tindakan pidana seperti pengrusakan dan sebagainya, maka massa sendiri yang akan dirugikan,” kata Pembantu Rektor II Unsoed ini, Selasa (14/5/19).

Lebih lanjut Prof Hibnu menjelaskan, people power yang gencar diserukan para pendukung 02,sebenarnya hanyalah sasaran antara, dimana sasaran akhirnya adalah mendegilimitasi KPU selaku penyelenggara pemilu. Jika hal tersebut sampai terjadi, efek dominonya adalah kewibawaan serta persatuan bangsa ini dipertaruhkan.

Sementara dalam kajian hukum, gerakan people power termasuk dalam kategori potensi makar. Makar sendiri berasal dari kata makaro, yang berarti menghasut, menipu dan menggerakan massa dalam upaya untuk penggulingan pemeritahan yang sah.

“Mahkamah Konstitusi (MK) sudah memutuskan makar sebagai tindak pidana, karena sensitifitasnya tinggi. Terlepas dari pada akhirnya membahayakan atau tidak, tetapi makar ini termasuk delik formil, sehingga tidak perlu menunggu ada akibat untuk menjeratnya,” terangnya.

Karenanya berbagai langkah antisipasi harus dilakukan Polri untuk melindungi keamanan negara. Prof Hibnu sendiri termasuk salah satu profesor yang diundang Kementrian Hukum dan HAM untuk memberikan rumusan terkait makar.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Majelis Ulama Naisonal (MUI) Banyumas, KH Khairiri Shofa mengatakan, pada lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) di wilayah Banyumas, sejauh ini tidak ada yang terpengaruh pada gerakanpeople power.  Sebab, dalam ajaran Islam sudah sangat jelas, bahwa Islam melarang umatnya membuat kerusakan di muka bumi dan sebaliknya kehadirannya harus membawa rahmat, bukan menimbulkan ancaman.

“Jika people power itu tujuannya bukan untuk kemaslahatan umat, disampaikan dengan penuh emosional, menimbulkan masalah dan membawa kemudhorotan, maka Islam melarangnya,” kata pengasuh Pondok Pesantren Darussalam ini.

Khairiri menghimbau, kepada seluruh masyarakat Banyumas, khususnya umat Islam untuk tidak mudah terprovokasi dan  jangan melakukan hal-hal yang berlawanan dengan syariat. (Ning Effendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Ada Pameran SAUTO Expo di Mal Ciputra Semarang, Deretan Mobil Baru Turut Dihadirkan

SEMARANG - Deretan mobil terbaru bakal dipamerkan dalam SAUTO Expo di atrium Mal Ciputra Semarang pada 26 November hingga...

200 Pedagang Pasar Kaliwungu Kendal Gunakan Transaksi Digital QRIS

KENDAL - Sebanyak 200 pedangang di Pasar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sudah menggunakan transaksi digital dengan Quick Response...

Jangkau Publik Lebih Besar Mengenal Solusi HVAC, LG Perkenalkan Showroom Virtual

JAKARTA— Memanfaatkan terapan teknologi digital, LG Electronics (LG) memperkenalkan sebuah ruang pamer online yang dibuat khusus bagi produk solusi...

PLN UP3 Purwokerto Sinergi Terangi Negeri

PURWOKERTO - PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwokerto, melaksanakan Multi Stakeholder Forum (MSF) Tahun 2021 Kamis...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Profil dan Biodata Marwan O Baasir, Chief Corporate Affairs XL Axiata Lengkap, Pendidikan hingga Berbagai Pengalamannya

SEMARANG - Profil dan biodata Marwan O Baasir, Chief Corporate Affairs XL Axiata lengkap dari pendidikan hingga berbagai pengalamannya. Anda...

Dukung PTM dan Masa Libur Akhir Tahun, Link Net Salurkan 5.000 Healthy Kit

JAKARTA – Dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk menekan potensi penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda