Harga Daging Ayam Masih Tinggi, Pedagang di Semarang Menjerit Bingung Jualnya

Pedagang daging ayam di Pasar Simongan melayani pembelinya, Selasa (19/6). Foto: Tribunnews.com

SEMARANG- Pedagang di Kota Semarang menjerit akibat harga ayam potong yang masih tinggi Rp 38.000 per kilogramnya.

Pedagang daging ayam potong di Pasar Karangayu Semarang, Surip (55) mengaku bingung harus jual kemana karena minim pembeli.

Diakuinya, sejak harga daging ayam naik hampir satu bulan ini, omzetnya terus menurun sehingga tak bisa menutup modal.

“Kamarin naik lagi Rp 1000 per kilogramnya. Dan sekarang masih mahal Rp 38.000 per kilogram. Kami bingung kok enggak turun-turun,” kata Surip yang sudah berjualan daging ayam potong lebih dari 25 tahun itu, Senin (23/7).

Ditambahkan, ia makin bingung saat ada pembeli yang menawar padahal harganya sudah mahal di tingkat pemasok.

“Banyak para calon pembeli yang ngeluh mahal, ada yang nawar dan akhirnya enggak jadi karena mahal. Padahal harga kan udah mahal dari pemasoknya,” ujarnya.

Dia berharap, harga daging ayam bisa kembali stabil sehingga pembeli bisa ramai kembali dan bisa menutup modal yang telah dikeluarkan.

“Kalau harga sudah murah, jualnya jadi bagus, banyak yang beli sehingga habisnya banyak. Semoga segera diturunkan, kasian kita yang pedangan kecil,” pungkasnya.

Sementara sebelumnya harga daging ayam di Pasar Peterongan Semarang sempat naik hingga Rp 40.000 per kilogram pada Jumat (13/7) lalu. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here