PeristiwaHarga Properti Residensial Semarang Stagnan

Harga Properti Residensial Semarang Stagnan

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG– Kantor Bank Indonesia (BI) Semarang mencatat, pada triwulan IV/2017, kondisi pasar properti residensial di Kota Semarang mulai menunjukkan pergerakan yang positif. Meski secara nilainya tidak signifikan, namun dapat dikatakan pertumbuhannya relatif stagnan.

Kepala Grup Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Rahmat Dwisaputra mengatakan, harga properti residensial di pasar sekunder untuk Kota Semarang pada triwulan IV/2017 tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,26% (qtq), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 0,22% (qtq). Kenaikan harga tertinggi terjadi di wilayah Semarang Tengah sebesar 0,36% (qtq).

“Secara tahunan, harga properti mengalami penurunan sebesar -0,26% (yoy), berbalik arah dibandingkan triwulan IV 2016 yang tumbuh sebesar 0,14% (yoy),” katanya, dalam siaran persnya kepada www.zonapasar.com.

Menurut Rachmat, penurunan harga terjadi di semua wilayah, kecuali Semarang Selatan yang masih menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,29% (yoy). Harga tanah residensial pada triwulan IV/2017 tercatat mengalami pertumbuhan, baik secara triwulanan maupun tahunan.

“Harga tanah di pasar sekunder tumbuh sebesar 0,50% (qtq), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 0,45% (qtq),” ungkapnya.

Dijelaskan, secara tahunan, harga tanah mengalami pertumbuhan sebesar 1,08% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan triwulan IV 2016 sebesar 0,85% (yoy). Kenaikan harga tanah ini tercatat lebih tinggi dibandingkan kenaikan harga properti.

“Adapun kenaikan harga tanah tertinggi secara triwulanan terjadi di wilayah Semarang Barat sebesar 0,73% (qtq), sementara secara tahunan kenaikan tertinggi terjadi di wilayah Semarang Selatan sebesar 2,00% (yoy),” jelasnya.

Adapun pertumbuhan properti residensial pada triwulan IV/2017 juga terindikasi dari penyaluran kredit konsumsi yang meningkat 9,75% (yoy). Peningkatan KPR untuk kepemilikan rumah segmen menengah dan menengah atas (rumah tinggal tipe di atas 70) menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 6,08% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 5,45% (yoy).(ZP02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

SIG Bukukan Kenaikan Laba 29,7%

JAKARTA- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada semester 1 tahun 2021 berhasil membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada...

Sambut HUT RI, KAI Hadirkan Livery Khusus

SEMARANG- PT Kereta Api Indonesia (Persero) memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021 dengan memasang...

BULOG Jateng Pastikan Beras PPKM Tepat Kualitas

SEMARANG- Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah memastikan, beras yang digunakan untuk 'Program Bantuan Beras PPKM' memiliki kualitas dan kuantitas...

Bayar Listrik di Awal Bulan Lebih Nyaman dengan Aplikasi PLN Mobile

JAKARTA – Listrik memudahkan hidup orang di kehidupan modern ini. Namun jangan lupa membayar biaya listrik sesuai penggunaan agar...
- Advertisement -spot_imgspot_img

FASTLab Semarang Buka di UTC Convention Hotel

SEMARANG - Menjaga daya tahan tubuh dengan mengatur pola makan, istirahat yang cukup serta olahraga teratur menjadi hal yang...

SNI untuk Jamin Kualitas Mutu Madu

JAKARTA - Pandemi Covid-19 masih terus melanda dunia termasuk Indonesia. Memperkuat dan meningkatkan imunitas tubuh merupakan salah satu cara...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda