“Jateng Di Rumah Saja” Hambat Perekonomian
SEMARANG – Kebijakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui Program “Jateng Di Rumah Saja” selama dua hari, 6-7 Februri 2021 berpotensi mengambat laju perekonomian daerah.“Walaupun hanya dua hari, penutupan kegiatan usaha akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Sektor konsumsi selama ini merupakan penopang dari pertumbuhan ekonomi dan memberi pengaruh cukup besar bagi dunia usaha,” ujar Frans Kongi.
Dikatakan, keputusan yang diambil gubernur tersebut harus diuji agar benar-benar jitu.
“Jangan sampai seperti PPKM jilid I yang masih saja tinggi penyebaran Covid-nya,” katanya.
Seharusnya, kata Frans, dunia usaha tetap diberi diizinkan beroperasi dengan pembatasan yang cukup ketat. “Saya jamin anggota-anggota kami sudah melaksanakan protokol kesehatan dengan baik,” katanya. [ZP/01]