UmumJateng Optimalkan Dana CSR untuk Kurangi Kemiskinan

Jateng Optimalkan Dana CSR untuk Kurangi Kemiskinan

-

- Advertisment -spot_img
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/istimewa.

SEMARANG- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus berupaya menurunkan angka kemiskinan di Provinsi ini. Tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sumber-sumber non APBD juga terus dioptimalkan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, salah satu sektor yang ingin digarap serius oleh Pemprov adalah dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Saya ingin menurunkan angka kemiskinan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Kami punya APBD, kami sudah mengembangkan Baznas, sudah ketemu filantropis, sekarang ada CSR. Nah CSR inilah yang kita dorong untuk membantu,” kata Ganjar, Senin (28/1).

Menurut Ganjar, seluruh sumber daya yang ada di Jawa Tengah baik BUMN, BUMD ataupun swasta akan terus digerakkan. Khusus untuk yang non-APBD, akan dimaksimalkan untuk membantu program strategis Pemprov Jateng agar bisa tercapai dengan cepat.

“Untuk itu saya mengetuk pintu hati perusahaan untuk ikut menyumbangkan. Berapa sih yang anda miliki, anda kemanakan? Mau tidak saya koordinasikan untuk kami arahkan dalam penanggulangan kemiskinan, sehingga masyarakat kehidupannya lebih baik,” terangnya.

Ditambahkan, Jawa Tengah sudah memiliki ruang khusus soal penyaluran CSR, yakni Perda Nomor 2 Tahun 2017 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP). Ada dua skema pemanfaatan CSR, yakni berbasis kewilayahan dan sektoral.

“Basis kewilayahan misalnya perusahaan di suatu wilayah maka membantu masyarakat sekitar, sementara basis sektoral, misal ada perusahaan jamu maka dia membantu soal kesehatan,” tambahnya.

Dua basis itu, menurut gubernur, penting untuk membantu problem masyarakat di sekitar perusahaan. Yang paling dekat akan mendapatkan manfaat yang lebih, akan lebih sejahtera.

Mantan anggota DPR RI ini menerangkan, ada berbagai sektor yang bisa dipakai dalam menyalurkan TJSLP. Di antaranya pendidikan, kesehatan, olahraga, seni, budaya, pariwisata, kesejahteraan sosial, usaha ekonomi rakyat, keagamaan, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pertanian, perkebunan dan kehutanan.

Ada pula bidang peternakan, kelautan dan perikanan, energi baru terbarukan, kedaruratan, pendampingan umum, infrastruktur, dan bidang lain yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“TJSLP ini wajib dilakukan perusahaan yang berstatus pusat, cabang atau kantor operasional yang berkedudukan di Jateng,” pungkasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Derma 9 Rambah Pasar Skincare, Bisa Gabung Jadi Agen dan Reseller

SEMARANG - Klinik kecantikan Derma 9 serius menggarap pasar skincare untuk memberikan produk perawatan kecantikan yang terbaik. Derma 9 telah...

Springbed Kesehatan Makin Diminati Konsumen di Semarang

SEMARANG - Kasur springbed kesehatan untuk tulang belakang makin diminati oleh konsumen di Semarang, Jawa Tengah selama tahun 2021. Banyak...

Polri dan Pertamina Bongkar Praktik Penyalahgunaan BBM Subsidi di Cilacap Rugikan Negara Rp 49 Miliar

SEMARANG - Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Korpolairud Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri bersama Pertamina membongkar penyalahgunaan dan penimbunan BBM...

XL Axiata Business Solutions Raih Sertifikasi ISO 22301:2019

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions berhasil meraih Sertifikasi ISO 22301:2019 yang merupakan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Hotel Santika Pekalongan Gunakan Bahan Plastik Mudah Terurai Jaga Lingkungan

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan terus mendukung pemerintah untuk menggunakan bahan plastik yang ramah lingkungan untuk segala keperluan. Hotel Santika...

Musda XV HIPMI Jateng: Dua Calon Ketua Umum Janji Siap Kolaborasi dan Sinergi

SEMARANG - Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah ke XV segera digelar pada 28 -...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda