Keliling Daerah, Ibu Ida Makan Nasi Pindang Kudus dan Cicipi Durian Pecangaan Jepara

Bacagub Jateng Ida Fauziah menikmati nasi pindang Kudus saat bersilaturahim ke daerah itu, Kamis (1/2)

JEPARA – www.zonapasar.com – Bakal calon wakil gubernur Jawa Tengah pasangan Sudirman Said Ida Fauziyah terus melakukan silaturahmi dengan sejumlah kiai dan tokoh masyarakat di berbagai daerah di Jateng.

Kamis (1/2), mantan ketua Fatayat NU itu melakukan silaturahmi ke Kudus dan Jepara. Di Kudus, silaturahmi diawali dengan berkunjung ke kediaman ulama kharismatik KH Sya’roni Ahmadi. Setelah itu melakukan silaturahmi dengan pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kudus.

Di sela-sela kunjungannya itu, Ida makan siang di sebuah warung di kawasan Pujasera Kabupaten Kudus. Warung itu menjajakan makanan pindang, dan soto.
Ida pun sangat menikmati santapan pilihannya, yakni pindang dengan nikmat dan tanpa rasa sungkan.

Usai makan, Ida juga membeli 4 kg buah duku dari pedagang yang menjajakan dagangannya di lesehan kawasan Pujasera. Buah itu asli hasil bumi dari Desa Sumber, Kecamatan Mejobo.

Di Pujasera tersebut, para pedagang juga sudah mengenal siapa Ida. Mereka paham bahwa ketua Lembaga Ketahanan Keluarga (LKK) PBNU ini merupakan calon wakil gubernur Jawa Tengah, pendamping Sudirman Said.

Saat perjalanan ke Jepara, Ida juga berhenti di sebuah lapak penjual buah durian, di kawasan Pecangaan, Jepara. Disitu Ida juga menyantap dengan nikmat buah durian yang dibelahkan pedagang.

Ida sendiri mengatakan, dirinya yang maju karena ingin mengabdi, baik posisi apapun, maupun dimanapun.

“Saya dan pak Dirman memang akan berkomitmen bahwa APBD pro wong cilik, pro santri, dan pro perempuan,” ujarnya.

Ida juga mengatakan, silaturahmi kepada kiai dan tokoh masyarakat ini bagian dari upayanya untuk berbelanja aspirasi. “Saya juga butuh masukan dari berbagai pihak,” tuturnya.

Apalagi, jelas Ida, sebelum mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), dirinya berangkat dari kantor PW NU Jawa Tengah. “Tentu saya juga harus mendatangi pengurus maupun Nahdliyin yang ada di daerah-daerah,” jelasnya.

Baginya, silaturahmi menjadi sebuah amunisi yang kuat dalam upayanya mengabdi untuk Jawa Tengah. “Silaturahmi ini juga membawa berkah tersendiri,” tandasnya. (ZP03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here