Ekonomi BisnisKerupuk Ikan Palembang Mulai Rambah Ekspor ke Singapura

Kerupuk Ikan Palembang Mulai Rambah Ekspor ke Singapura

-

- Advertisment -spot_img

Pelepasan ekspor perdana kerupuk ikan Palembang ke Singapura, Minggu (5/1/20).

PALEMBANG – Panganan khas daerah, ternyata tak hanya digemari penduduk lokal atau wisatawan. Pasar luar negeri pun mulai menaruh minat. Kerupuk ikan khas Palembang misalnya.

Mengawali tahun 2020, Palembang mengekspor sekitar 439 Kg kerupuk ikan ke Singapura senilai 9400 dolar Singapura atau sekitar 97 juta rupiah.

Kerupuk ikan yang sudah memenuhi SNI ini dibuat oleh wong Palembang, yaitu dari UMKM Rizky yang beralamat di 3-4 Ulu, Seberang Ulu I, Kota Palembang.

“Ini merupakan ekspor perdana produk kami dalam kapasitas yang lumayan besar,” ujar Syaiful Jamal sang pemilik UMKM Rizky, Minggu (5/1/20).

Kerupuk Ikan UMKM Rizky diketahui sudah menerapkan SNI 8272:2016 setelah melalui tahap pengujian dan tersertifikasi SNI oleh Lembaga Sertifikasi Produk LPPHP Lampung yang terakreditasi KAN.

Dalam proses sertifikasi SNI, UMKM Rizky mendapat pendampingan dari Kantor Layanan Teknis Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Palembang dan fasilitasi pembiayaan sertifikasi dari program CSR PT Pupuk Sriwidjaja Palembang.

“Saat ini BSN tengah memberikan pendampingan 23 UKM di Palembang, 8 UKM diantaranya sudah meraih SNI”, ujar Kepala KLT Palembang Hary.

Kendati demikian, sebetulnya keberhasilan ekspor kerupuk ikan ini juga tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Pemerintah Kota Palembang, BPOM Palembang dan LPPOM MUI Sumatera Selatan.

“UMKM di bidang olahan ikan di Palembang sekitar 4000 UMKM. Keberhasilan Kerupuk Ikan Rizky ini diharapkan bisa menjadi dorongan UMKM lainnya untuk bisa meraih SNI dan ekspor,” tambahnya.

Kerupuk Ikan milik Rizky ini memang sudah terkenal di Palembang. Banyak wisatawan yang membeli untuk oleh-oleh,termasuk wisatawan mancanegara. Nama UMKM yang diambil dari nama cucu pertamanya ini, sudah memproduksi olahan ikan sejak tahun 80-an, dari mulai pempek, kemplang dan olahan ikan lainnya. Dengan jumlah pegawai 8 orang, UMKM Rizky mampu memproduksi kerupuk ikan 2.160 Kg per tahun.

“Langkah UMKM Rizky yang didukung oleh berbagai instansi terkait hingga berhasil ekspor memang luar biasa. Dari mencari buyer (kerjasama dengan eksportir), mempelajari regulasi ekspor/impor (terutama persyaratan standar dan pengujian), menerapkan dan sertifikasi HACCP, mengurus dokumen ekspor di Bea Cukai atau Pelabuhan paralel melakukan produksi, hingga melakukan pengiriman/shipment,” ujarnya.

Hary berharap ekspor kerupuk ikan milik Rizky ini bisa terus berlanjut dan berefek bola salju untuk produk UMKM Sumatera Selatan (Sumsel) lainnya. Apalagi Sumsel merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar sebagai penghasil ikan air tawar dan produk olahannya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan 5G Pertama di Solo

SOLO– PT. Indosat Tbk (Indosat Ooredoo), perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, mengumumkan peluncuran layanan 5G komersial pertama di...

Bea Cukai Semarang Amankan Rokok Ilegal

SEMARANG – Bea Cukai Semarang berhasil mengamankan jutaan batang rokok ilegal yang dibaurkan dengan rongsok botol plastik bekas di...

CCEP Salurkan Donasi Untuk Pemulihan Masyarakat Terdampak Bencana Di NTT

SEMARANG – Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia kembali memberikan donasi kepada masyarakat terdampak bencana di provinsi NTT melalui Badan...

Hotel Santika Pekalongan Tawarkan Menu Makan Sehat Tanpa Pengawet

PEKALONGAN - Makanan yang sehat tanpa  zat penyedap maupun pengawet mulai dilirik oleh sebagian masyarakat kita. Pola makan yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

LG PuriCare 360° Air Purifier Tawarkan Pembersihan Udara

*Inovasi Jangkauan Lebih Luas Melingkupi Ruang JAKARTA - PT. LG Electronics Indonesia (LG) mengumumkan dimulainya pemasaran air purifier (pemurni udara)...

Ganjar Kunjungi Pabrik Samator, Pastikan Stok Aman

KENDAL  – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo begitu serius untuk mengamankan pasokan oksigen untuk rumah sakit rujukan di Jawa...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda