UmumLebih Dari 20 Ribu Kegiatan Diusulkan Masyarakat

Lebih Dari 20 Ribu Kegiatan Diusulkan Masyarakat

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG – Respons masyarakat Jawa Tengah dalam menyampaikan aspirasi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Tengah, terhitung tinggi. Hingga 4 April lalu, lebih dari 20 ribu kegiatan diusulkan masyarakat melalui sejumlah kanal.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sri Puryono mengatakan, keterlibatan masyarakat tidak pernah terlewatkan dalam tahap penyusunan RKPD Provinsi Jawa Tengah. Selain melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Pemprov Jateng juga menyediakan kanal rembugan.jatengprov.go.id dan eplanning.jatengprov.go.id yang dapat digunakan masyarakat untuk menyalurkan aspirasi mereka.

“Sampai dengan tanggal 4 April 2019 telah masuk sebanyak 20.034 kegiatan dengan total anggaran sebesar Rp36,575 triliun. Meliputi usulan program/ kegiatan SKPD provinsi, usulan bantuan keuangan dan sektoral kabupaten/ kota, usulan hibah, usulan reses DPRD serta usulan hasil musrenbang desa/ kelurahan. Itu masih kita set lagi mana yang super prioritas. Masing-masing daerah kemarin sudah kami minta 10 program prioritas,” ujarnya, saat menghadiri Musrenbang RKPD Provinsi Jateng Tahun 2020 di Gradhika Bhakti Praja, Selasa (9/4/2019).

Ditambahkan, prioritas pembangunan Jateng pada tahun 2020 telah diselaraskan dengan prioritas pembangunan nasional, yaitu mencakup penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan kualitas hidup dan kapasitas sumberdaya manusia (SDM), peningkatan kapasitas dan daya saing ekonomi rakyat, dan  tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi.

“Ini sudah sinkron antara RPJMN dari pusat, RPJMD provinsi, dan kabupaten/ kota sudah mengikuti kita. Ini perencanaan yang luar biasa. Tematik, holistik dan integratif,” lanjutnya.

Sri Puryono menjelaskan, upaya untuk penanggulangan kemiskinan pada 2020 ditarget pada kisaran 9,81-8,8%, sedangkan tingkat pengangguran pada tahun depan ditarget sebesar 4,33%.

Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Jateng berupaya mengimplementasikan program beasiswa 10.000 siswa miskin, bantuan bagi 12.764 masyarakat miskin dengan Kartu Jateng Sejahtera, pembangunan 15 SMK Boarding School, start up1.000 wirausaha baru, penguatan 500 BUMDes, program maju bareng untuk penanggulangan kemiskinan 1 OPD 1 Desa Miskin, pelatihan, sertifikasi tenaga kerja, pemagangan dalam dan luar negeri serta perlindungan dan pengawasan tenaga kerja.

Sementara, terkait upaya peningkatan kualitas hidup dan kapasitas SDM, IPM pada tahun 2020 ditarget sebesar 72 dan IPG sebesar 92,06.

“Di bidang ini kami akan membuat program, antara lain dengan bantuan operasional pendidikan/ BOP untuk SMA-SMK-SLB negeri sebanyak 565.271 siswa, BOSDa SMA-SMK-SLB-MA swasta sebanyak 800.790 siswa, penguatan sarpras sekolah, peningkatan kesejahteraan GTT-PTT, stimulan kesejahteraan pengajar keagamaan, penurunan stunting, penyelesaian Stadion Jatidiri, pembangunan dan pengembangan RSUD serta perlindungan terhadap perempuan dan anak,” bebernya.

Ditambahkan, pertumbuhan ekonomi pada 2020 ditarget sebesar 5,4-5,75 dan nilai tukar petani (NTP) sebesar 102,42. Untuk mencapai target tersebut, beberapa terobosan yang disiapkan oleh Pemprov Jateng. Antara lain pengembangan tanaman pangan, asuransi gagal panen seluas 35.000 hektare, agriculture estate, asuransi 10.000 nelayan, pemanfaatan potensi hutan, Sistem Logistik Daerah (Sislogda), pengembangan kawasan wisata, pembangunan infrastruktur strategis di antaranya fly overMranggen, koridor baru BRT Purwomanggung dan Subosukowonosraten, pengembangan Bandara Jenderal Sudirman, Ngloram dan Karimunjawa.

“Kami juga melakukan upaya pengelolaan sampah, serta upaya mitigasi bencana dengan pembentukan desa tangguh bencana, early warning system dan pengembangan kurikulum kebencanaan. Terkait program tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi, indeks reformasi birokrasi ditarget sebesar 77 pada tahun 2020,” terangnya.

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik yang hadir pada acara Musrengbangprov menjelaskan, forum tersebut memberikan kesempatan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan penajaman dan penyelerasan. Sehingga dicapai kesepakatan terhadap materi rancangan RKPD Provinsi Jateng Tahun 2020. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

PLN Siap Serap Listrik 5 MW dari PLTSa Terbesar di Jawa Tengah

SURAKARTA - PT PLN (Persero) siap menyerap listrik sebesar 5 megawatt (MW) yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa)...

‘CB150R Charity’ Kumpulkan Rp8 Juta Untuk Anak Disabilitas

SOLO – Astra Motor Jateng bersama dengan Trooper Custom resmi mengakhiri program “CB150R Charity Ride” dengan melakukan live Instagram...

Dukung Energi Hijau, PLN Siap Serap Listrik dari PLTSa Terbesar di Jateng

SURAKARTA- PT PLN (Persero) siap menyerap listrik sebesar 5 megawatt (MW) yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Surakarta...

Hotel Santika Pekalongan Rutin Gelar Simulasi Pemadam Kebakaran

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan Sebagai salah satu hotel berbintang yang ada di Kota Pekalongan menggelar Simulasi Fire Drill...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Indosat Ooredoo Hutchison Siap Jadi Perusahaan Telekomunikasi Paling Dipilih di Indonesia

SEMARANG – Indosat Ooredoo Hutchison telah mengumumkan penyelesaian penggabungan usaha pada 4 Januari 2022 lalu, setelah menerima semua persetujuan...

Membanggakan, Desa Wisata Bakti BCA Torehkan Prestasi Gemilang

JAKARTA– PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) melalui program Corporate Social Responsibility senantiasa berkomitmen memberikan kontribusi bagi negeri ini....

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda